Eks Penyidik Minta KPK Ungkap Pembuat Ide di Balik Yaqut Jadi Tahanan Rumah

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK menyampaikan permohonan maaf terkait pengalihan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah yang ramai disorot publik. Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menilai permintaan maaf saja tidak cukup dilakukan oleh KPK dalam polemik ini.

"Permintaan maaf tidak cukup dan itu normatif saja apalagi kita tahu bahwa KPK membuat kegaduhan terkait peralihan tahanan dari tahanan rumah menjadi tahanan rumah terkait kasus kouta haji Gus Yaqut," kata Yudi saat dihubungi, Sabtu (28/3/2026).

Yudi mengatakan publik tidak hanya mengharapkan permintaan maaf dari KPK. Lembaga antirasuah itu juga dituntut transparan dalam membuka proses pengalihan tahanan Yaqut yang terkesan tertutup.

Baca juga: KPK Minta Maaf Sempat Buat Gaduh gegara Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Yudi menilai KPK harus mengungkap sosok pemberi ide hingga dugaan adanya intervensi di balik status tahanan rumah yang sempat diterima Yaqut.

"Yang publik inginkan bukan sekadar permintaan maaf atau pembelaan bahwa ini adalah keputusan lembaga, tetapi transparan mengapa keputsan itu diambil. Siapa yang punya ide apalagi dugaan adanya intervensi menguat ketika KPK sendiri di internalnya kita tahu terjadi perbedaan, perbedaan jubir yang di awal mengatakan sehat, karena ketahuan dibawa rumah sakit dan dikatakan ada sakit gerd oleh Deputi Penindakan KPK," tutur Yudi.

"Ketika Gus Yaqut kembali ke rutan ini juga tidak diborgol. Ini kan menarik ketika dikembalikan ke rutan ditampilkan ke publik tetapi pada waktu itu diam-diam dan terbongkarnya dari yang lain," sambungnya.

Yudi juga mendorong peran Dewan Pengawas (Dewas) KPK dalam menangani dugaan pelanggaran prosedur dalam pengalihan tahanan Yaqut. Menurut Yudi, momen ini harus menjadi pembuktian bagi Dewas dalam menunjukkan kinerjanya.

Baca juga: Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bikin yang Lain Ingin Juga

"Kalau Dewas diam, sama aja artinya Dewas menyetujui juga keputusan itu," ucap Yudi.




(ygs/idn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beckham Putra Jadi Man of The Match usai Cetak Brace
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapanuli Tengah Tepat Waktu, Tito Tekankan Percepatan Pendataan Kerusakan Rumah
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Nice Try! Peluang demi Peluang Dimiliki Ramadhan Sananta ke Gawang St. Kitts and Nevis, Tak Satupun Berujung Gol
• 22 jam lalubola.com
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur Pascabencana Sumatera
• 34 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.