CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Legenda golf dunia, Tiger Woods (50), ditangkap oleh pihak berwenang di Martin County, Florida, pada Jumat (27/3) sore waktu setempat.
Woods menghadapi tuduhan mengemudi di bawah pengaruh obat (DUI) setelah terlibat dalam kecelakaan dua kendaraan di Beach Road, Jupiter Island.
Berdasarkan keterangan Sheriff Martin County, John Budensiek, insiden terjadi sekitar pukul 14.00 di kawasan pemukiman yang berjarak hanya tiga mil dari kediaman pribadi Woods.
Meski mobil Land Rover yang dikendarainya sempat terperosok dan berhenti setelah terseret cukup jauh, Woods dilaporkan tidak mengalami luka serius dan berhasil keluar melalui jendela penumpang.
Dikutip dari USA Today, pihak kepolisian menyatakan bahwa Woods memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di zona 30 mph sebelum akhirnya menyenggol bagian belakang sebuah truk.
Meskipun hasil tes alkohol (breathalyzer) menunjukkan angka 0,00, petugas di lapangan menyatakan bahwa Woods tampak dalam kondisi terganggu (impaired).
Selain pasal DUI, ia juga didakwa atas kerusakan properti dan penolakan untuk mematuhi tes legal sesuai prosedur hukum Florida.
Sheriff Budensiek mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan obat-obatan atau alkohol di dalam kendaraan saat penggeledahan dilakukan.
Penolakan Woods untuk menjalani tes urine dapat berakibat fatal bagi status izin mengemudinya.
Berdasarkan UU Florida No. 687 atau "Trenton’s Law" yang berlaku sejak 1 Oktober 2025, penolakan pertama terhadap tes urine dalam kasus DUI dikategorikan sebagai pelanggaran ringan tingkat dua yang diancam hukuman hingga 60 hari penjara dan pencabutan SIM.
Jika terbukti bersalah atas dakwaan DUI pertama, Woods terancam hukuman penjara hingga enam bulan dan denda maksimal $1.000.
Penangkapan ini terjadi di tengah upaya Woods kembali ke lapangan hijau setelah menjalani operasi punggung dan pemulihan cedera Achilles. Baru-baru ini, ia sempat mengisyaratkan kemungkinan tampil di turnamen The Masters.
Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sang juara major 15 kali tersebut, termasuk kecelakaan tunggal fatal di California pada 2021 dan kasus DUI pada 2017 yang disebabkan oleh interaksi obat-obatan resep.
Agen Woods, Mark Steinberg, belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi terbaru kliennya. Woods dijadwalkan mendekam di penjara Martin County setidaknya selama delapan jam sebelum diperbolehkan bebas dengan jaminan.




