Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) terus memberikan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk melakukan inovasi agar mampu memperluas pasar produk-produknya.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu mengatakan, pihaknya telah membina pelaku UMKM di seluruh Indonesia dengan memberikan wadah untuk memperluas pasar melalui pameran, displai produk, temu bisnis, dan menghubungkan dengan jejaring UMKM lainnya.
"UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan UMKM agar bisa meningkatkan produknya, lebih dikenal masyarakat dan bisa mandiri, sehingga memberi dampak bagi kemajuan ekonomi daerah," ujarnya.
Baron mencontohkan pusat oleh-oleh Teras Balongan di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, merupakan inovasi Pertamina dalam mendukung produk unggulan UMKM lokal bisa memenuhi pasar.
Baca juga: Pertamina gelar SMExpo Ramadhan 1447 H, dorong UMKM tumbuh
Beragam produk unggulan khas Indramayu dipasarkan para pelaku UMKM binaan Pertamina mulai dari batik, tenun, hingga berbagai makanan khas pesisir seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, hingga kerupuk nasi.
"Ciri khasnya memang rasa terasi karena kami berada di daerah pinggir laut," ujar Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan.
Sejumlah produk UMKM Teras Balongan juga menjadi buah tangan para tenaga kerja Indonesia (TKI) saat kembali bekerja ke negara perantauan.
"Rengginang kami pernah sampai Australia. Ada juga yang ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman, yang bekerja di sana," imbuh Mahani.
Baca juga: Pelaku kreatif pemilik KI bisa ajukan KUR lebih dari Rp100 juta
Teras Balongan, yang diresmikan pada 2025, beranggotakan komunitas UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan.
Saat ini, Teras Balongan beranggotakan 22 pelaku UMKM dengan beragam produk unggulan.
"Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan, seperti UMK Academy yang memberikan pembelajaran untuk pengembangan usaha mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital," sebut Baron.
Baca juga: Pedagang di Terminal Pulo Gebang raup untung di tengah arus mudik
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu mengatakan, pihaknya telah membina pelaku UMKM di seluruh Indonesia dengan memberikan wadah untuk memperluas pasar melalui pameran, displai produk, temu bisnis, dan menghubungkan dengan jejaring UMKM lainnya.
"UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan UMKM agar bisa meningkatkan produknya, lebih dikenal masyarakat dan bisa mandiri, sehingga memberi dampak bagi kemajuan ekonomi daerah," ujarnya.
Baron mencontohkan pusat oleh-oleh Teras Balongan di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, merupakan inovasi Pertamina dalam mendukung produk unggulan UMKM lokal bisa memenuhi pasar.
Baca juga: Pertamina gelar SMExpo Ramadhan 1447 H, dorong UMKM tumbuh
Beragam produk unggulan khas Indramayu dipasarkan para pelaku UMKM binaan Pertamina mulai dari batik, tenun, hingga berbagai makanan khas pesisir seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, hingga kerupuk nasi.
"Ciri khasnya memang rasa terasi karena kami berada di daerah pinggir laut," ujar Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan.
Sejumlah produk UMKM Teras Balongan juga menjadi buah tangan para tenaga kerja Indonesia (TKI) saat kembali bekerja ke negara perantauan.
"Rengginang kami pernah sampai Australia. Ada juga yang ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman, yang bekerja di sana," imbuh Mahani.
Baca juga: Pelaku kreatif pemilik KI bisa ajukan KUR lebih dari Rp100 juta
Teras Balongan, yang diresmikan pada 2025, beranggotakan komunitas UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan.
Saat ini, Teras Balongan beranggotakan 22 pelaku UMKM dengan beragam produk unggulan.
"Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan, seperti UMK Academy yang memberikan pembelajaran untuk pengembangan usaha mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital," sebut Baron.
Baca juga: Pedagang di Terminal Pulo Gebang raup untung di tengah arus mudik





