BYD Kebuti Pabrik di Indonesia, Teknologi Fast Charging 5 Menit Segera Hadir

terkini.id
8 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Pembangunan pabrik BYD di Indonesia terus dikebut meski mengalami sedikit penyesuaian jadwal.

Kehadiran pabrik ini dinilai akan menjadi titik penting pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, termasuk menghadirkan model baru dan teknologi terbaru seperti fast charging 5 menit.

PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) menyebut pembangunan pabrik tersebut menjadi bagian dari komitmen investasi produsen kendaraan listrik di Indonesia setelah pemerintah memberikan insentif impor kendaraan listrik dalam bentuk Completely Built Up (CBU) tanpa pajak.

CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menjelaskan kebijakan impor bebas pajak tersebut hanya berlaku selama dua tahun, yakni dari 2024 hingga Desember 2025, dengan syarat produsen harus berinvestasi dan membangun pabrik di Indonesia.

“Pemerintah memberikan kebijakan boleh impor bebas pajak selama dua tahun, tapi syaratnya harus investasi, bangun pabrik di Indonesia, melatih tenaga kerja dan membangun industri di Indonesia. Setelah Desember 2025, kalau masih impor maka sudah harus bayar pajak cukup besar,” ujarnya saat halal bihalal dan silaturahmi media di Makassar, Sabtu (28/3/2026).

Karena itu, pembangunan pabrik BYD menjadi sangat penting agar ke depan kendaraan listrik tidak lagi bergantung pada impor dan harga kendaraan bisa lebih kompetitif di pasar Indonesia.

Menurutnya, pembangunan pabrik kemungkinan akan selesai sekitar pertengahan tahun dan setelah pabrik beroperasi akan banyak model kendaraan baru yang masuk ke pasar Indonesia.

“Setelah pabrik jadi, akan keluar banyak produk-produk baru yang mudah-mudahan sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia,” katanya.

Teknologi Fast Charging 5 Menit

Hariyadi juga menyampaikan bahwa dirinya baru menghadiri dealer conference Asia Pacific yang digelar di Shenzhen, China pada 21 Maret 2026.

Konferensi tersebut biasanya menjadi ajang pengenalan teknologi baru dan produk yang akan diluncurkan ke depan.

Salah satu teknologi yang dinilai akan menjadi game changer di Indonesia adalah teknologi fast charging generasi baru yang mampu mengisi daya kendaraan listrik hanya dalam waktu sekitar 5 menit.

“Salah satu yang menurut kami akan jadi game changer di Indonesia adalah teknologi charging yang sangat cepat. Kalau sekarang 10 sampai 15 menit, teknologi baru ini bisa sekitar 5 menit,” jelasnya.

Teknologi ini dinilai akan mengubah persepsi masyarakat terhadap kendaraan listrik, terutama terkait kekhawatiran waktu pengisian daya yang selama ini dianggap terlalu lama.

Jika teknologi charging super cepat ini tersedia luas, maka penggunaan mobil listrik diperkirakan akan semakin meningkat karena waktu pengisian daya bisa mendekati waktu pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.

“Kami melihat ke depan, kalau charging seperti ini sudah tersebar di mana-mana, maka kekhawatiran orang terhadap mobil listrik akan semakin berkurang,” katanya.

Infrastruktur Charging dan Masa Depan Kendaraan Listrik

Selain kendaraan dan pembangunan pabrik, pengembangan infrastruktur charging juga menjadi fokus penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Ke depan, pembangunan charging station dengan teknologi ultra fast charging diperkirakan akan menjadi bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan hadirnya pabrik lokal, model kendaraan baru, serta teknologi charging yang semakin cepat dan efisien, perkembangan kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan semakin cepat dalam beberapa tahun ke depan.

“Kalau semua ini sudah berjalan, baik pabrik, produk baru, maupun teknologi charging cepat, maka perkembangan kendaraan listrik di Indonesia akan sangat cepat,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Terbaru! 39 Kode Redeem ML: Bang Bang 28 Maret 2026, Klaim Reward Gratis Sekarang Sebelum Hangus!
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Tingginya Kedermawanan Versus Rendahnya Integritas
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Momen Prabowo Sambut Anwar Ibrahim di Istana, Diiringi Lagu Rasa Sayange
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Jumat Curhat, Wadir Binmas Polda Sulsel Gelar Silaturahmi dan Bahas Kamtibmas di Tamamaung
• 2 jam laluterkini.id
thumb
Trump Sebut Kuba Bisa Jadi Target Kebijakan AS Setelah Venezuela dan Iran
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.