Jakarta, VIVA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berpartisipasi dalam Mudik Bersama BUMN 2026, dengan memberangkatkan 1.653 pemudik dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatra Barat menuju berbagai daerah tujuan di Aceh, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, program ini merupakan bagian dalam rangkaian agenda Safari Ramadan SIG yang bertujuan untuk memperkuat relasi dan menciptakan harmoni dengan masyarakat, terutama para tukang yang menjadi mitra usaha SIG. Pemberangkatan peserta mudik dilakukan secara bertahap mulai Jumat (13/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026) dengan menggunakan 20 unit bus dan 1 kapal laut.
“Melalui Program Mudik Bersama, SIG dapat menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan tukang melalui pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Semoga kebersamaan yang terbangun ini membawa keberkahan dan kebaikan,” ujar Vita dikutip dari keterangannya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan, para pengemudi telah menjalani tes kesehatan guna memastikan kebugaran kondisi tubuhnya selama perjalanan, dan armada mudik telah dicek agar memenuhi standar keselamatan dan kelayakan. Selain itu, SIG juga memberikan fasilitas penunjang untuk para pemudik, seperti asuransi perjalanan, kaos, topi, obat-obatan, goodie bag, serta makanan dan minuman.
Sutimo (59), tukang bangunan yang bekerja di kawasan Balaraja, Tangerang, Banten. Pria asal Wonogiri, Jawa Tengah, tersebut kini bisa merasakan mudik bersamaan dengan istri dan kedua anaknya ke kampung halaman di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan mengikuti program Mudik Bersama BUMN 2026, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya ia dan keluarganya harus menempuh perjalanan mudik secara terpisah untuk menekan biaya perjalanan.
“Dulu kalau mudik saya naik motor, sementara istri dan anak-anak naik bus. Sekarang usia juga sudah tidak muda, jadi faktor keselamatan benar-benar jadi pertimbangan. Terima kasih kepada SIG yang sudah memberikan kesempatan untuk ikut program ini, sangat membantu sekali. Semoga SIG selalu sukses ke depannya dan program seperti ini bisa menjangkau lebih banyak orang lagi,” ujar Sutimo.





