Media Israel: Trump Sedang Membongkar “Aliansi Merah-Hijau”, Memutus “Arteri” Tiongkok

erabaru.net
10 jam lalu
Cover Berita

Media Israel menganalisis bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang membongkar struktur penopang global Partai Komunis Tiongkok (PKT), serta memutus “arteri” pengaruh global Beijing, dengan tujuan akhir mengalahkan PKT

EtIndonesia. Beberapa waktu lalu, saat mengumumkan rencana kunjungannya ke Tiongkok pada  Mei melalui platform media sosial, Trump kembali mengulang ungkapan khasnya, seperti menyebut Xi Jinping “sangat dihormati” dan “saya memiliki hubungan yang baik dengan Ketua Xi”, dan sebagainya.

Namun, para pengamat menilai bahwa pada saat yang sama, Trump juga sedang memberikan tekanan yang “belum pernah terjadi sebelumnya” kepada PKT dan Xi Jinping. Khususnya, serangan udara AS terhadap rezim otoriter Iran tidak hanya menghantam sekutu PKT di Timur Tengah, tetapi juga memutus salah satu jalur pasokan minyak murah yang penting bagi Tiongkok.

Surat kabar berbahasa Inggris terbesar di Israel, The Jerusalem Post, baru-baru ini menerbitkan artikel opini yang menyatakan bahwa “rezim jihad” di Teheran telah menyatakan perang terhadap dunia beradab sejak tahun 1979. Namun, selama hampir setengah abad, Barat merespons dengan “kebijakan penenangan” yang gagal. Kini, “Operasi Epic Fury” Amerika Serikat telah mengakhiri era berbahaya yang berlangsung selama 47 tahun.

Trump berpendapat bahwa untuk mencegah perang global yang bersifat bencana, ancaman-ancaman tersebut harus dihadapi sekarang, bukan diwariskan kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang lebih kuat dan lebih mengakar.

Artikel tersebut juga menekankan bahwa visi strategis ini tidak terbatas pada Timur Tengah saja. “Operasi Epic Fury” merupakan langkah kunci dalam strategi yang lebih luas, yaitu membendung PKT.

Trump menilai bahwa Iran, Rusia, dan Venezuela bukanlah aktor yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari “aliansi merah-hijau” yang dipimpin oleh PKT. Ia percaya bahwa untuk mengalahkan Partai Komunis Tiongkok, terlebih dahulu harus membongkar struktur penopang globalnya.

Artikel itu menganalisis bahwa melalui penggunaan kekuatan yang strategis dan presisi, Amerika Serikat sedang secara sistematis memutus “arteri” pengaruh global Beijing:

Di Belahan Barat, Trump menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, memblokade rezim komunis Kuba, serta kembali menguasai jalur laut paling strategis di “halaman belakang” Amerika—Terusan Panama—sehingga memutus jalur energi dan intelijen PKT.

Di kawasan Arktik, Trump memperkuat kepentingan strategis di Greenland untuk menghadapi meningkatnya ancaman dari Tiongkok dan Rusia, sekaligus mengamankan jalur penting bagi keamanan Barat di masa depan.

Pada saat yang sama, Trump juga menerapkan strategi “pertahanan ekonomi”, melalui tarif timbal balik dan pembangunan kembali kekuatan militer, untuk mengurangi ketergantungan pada produk manufaktur Tiongkok dan beralih ke rantai pasokan yang lebih mandiri dan tangguh.

Selain itu, peneliti John Lee baru-baru ini menulis di Hudson Institute bahwa perang Trump terhadap Iran juga akan mempengaruhi perhitungan strategis PKT terhadap Taiwan. “Bagaimanapun situasi di Timur Tengah berkembang, Xi Jinping akan merasa semakin tidak tenang terhadap kondisi dunia saat ini—dan ini merupakan hal yang baik bagi efek pencegahan (deterrence).”

Artikel tersebut menyebutkan bahwa invasi PKT terhadap Taiwan harus mempertimbangkan banyak faktor yang tidak menguntungkan, salah satunya adalah apakah Amerika Serikat memiliki tekad untuk ikut berperang. Artikel itu menyatakan, “Xi Jinping tidak akan terlalu percaya pada anggapan bahwa ‘Trump pada akhirnya akan mundur’; Orang Iran jelas juga tidak berpikir demikian.” (Hui)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Ini, Kereta Api Keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bus Umrah WNI Terbakar di Dekat Madinah, Tak Ada Korban Jiwa
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
3 Pemain yang Tampil Paling Mengejutkan saat Timnas Indonesia Melibas St Kitts dan Nevis
• 5 jam lalubola.com
thumb
Casemiro Mantap Tinggalkan MU dan Nikmati Sisa Waktu di Old Trafford
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Maskapai Penerbangan Global Naikkan Harga Tiket dan Biaya Bahan Bakar
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.