Sidak Pasar Minggu, Zulhas Temukan Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut harga komoditas tersebut kini menyentuh Rp100 ribu per kilogram (kg).

Sidak Pasar Minggu, Zulhas Temukan Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu. (Foto Yuwantoro Winduajie/IMG)

IDXChannel – Harga cabai rawit merah masih bertahan tinggi usai Lebaran 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut harga komoditas tersebut kini menyentuh Rp100 ribu per kilogram (kg).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok usai Lebaran 2026.

Baca Juga:
Harga Beras hingga Minyak Goreng Naik Jelang Akhir Pekan, Cabai Merah Turun

Dari hasil peninjauan, pemerintah memastikan pasokan pangan dalam kondisi aman meski sejumlah komoditas seperti cabai masih terpantau memiliki harga tinggi.

Zulhas mengatakan, lonjakan harga terjadi salah satunya pada cabai rawit merah.

Baca Juga:
Intip Harga Pangan usai Libur Lebaran, Bawang Merah hingga Cabai Naik

"Cabai rawit merah. Iya yang kecil, yang segini, yang pedas. Iya, itu tadi 100 (ribu rupiah) harganya," katanya kepada awak media di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga:
Harga Pangan Naik Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp131.000 per Kg

Dia merinci harga cabai jenis lain masih lebih rendah.

"Tadi 50 (ribu) kalau (cabai) yang biasa, ya sekilo Rp50 ribu," katanya.

Meski demikian, Zulhas menilai secara umum stok pangan masih aman meski aktivitas pedagang belum sepenuhnya pulih karena sebagian masih banyak yang libur Lebaran.

"Persediaan banyak ya, beras banyak, ayam stoknya banyak, telur banyak, sayur-sayuran banyak. Walaupun mungkin pedagang belum 100 persen ya. Mungkin sudah 60-70 persen yang buka, 30 persen belum ya," ujar Zulhas.

Selain cabai, dia menyebut harga sejumlah komoditas lain relatif stabil.

"Harga-harga bervariasi, ada yang turun, ada sedikit naik. Misalnya kalau telur itu kan sama harganya, ayam naik sedikit. Cabai kalau yang besar, cabai merah keriting turun," kata dia.

Pemerintah, ujar Zulhas, akan terus memantau pergerakan harga dan menggelar operasi pasar guna menekan lonjakan.

"Ya tentu kita akan pantau terus ya, tiap hari. Ini sekarang di sini, besok saya cek di Lampung, juga di Jawa Tengah dan lain-lain ya. Karena harga-harga masih ada yang belum turun, maka pemerintah melakukan apa yang kita sebut dengan pasar murah," ujarnya.

Dia menambahkan, pasar murah akan digelar di berbagai daerah, termasuk di kawasan Monas.

"Ya nanti sore itu Bulog akan menggelar pasar murah untuk 100 ribu paket ya. Ada beras, ada minyak dan lain-lain. Begitu juga daerah-daerah lain kita lakukan pasar murah agar menekan harga di mana setelah Lebaran ini kan belum 100 persen pedagangnya datang," kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Full Support, Pramono Dukung Program Prabowo Bangun Rumah Warga Bantaran Rel Senen
• 20 jam laludisway.id
thumb
Breaking News! Satgas Cartenz Tangkap 4 Orang Penyuplai Senjata dan Amunisi untuk KKB Papua
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Hasil Latihan Bebas 3 F1 GP Jepang 2026: Duo Mercedes Belum Terbendung, Kimi Antonelli Catatkan Waktu Tercepat
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Dampak Perang Mulai Terasa ke Rumah Tangga, Pedagang Pasar Curhat Harga Plastik Melonjak
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kebutuhan Dasar Korban Banjir Pasuruan Dipastikan Terpenuhi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.