Otoritas Israel melaporkan sedikitnya satu orang tewas di area ibu kota Tel Aviv akibat serangan rudal Iran. Teheran terus melancarkan serangan pembalasan terhadap Tel Aviv saat perang memasuki bulan pertama.
Dalam laporannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/3/2026), militer Israel menyebut pihaknya telah "mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju ke wilayah negara Israel" dalam setidaknya lima kali serangan selama lebih dari lima jam pada Jumat (27/3) waktu setempat.
Serangan-serangan rudal Iran itu memicu diaktifkannya sirene peringatan pada Jumat (27/3) malam hingga Sabtu (28/3) dini hari. Sistem pertahanan udara Tel Aviv juga diaktifkan untuk mencegat serangan-serangan tersebut.
Otoritas layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menyebut seorang pria tewas di Tel Aviv menyusul serangan rudal terbaru Iran.
Dua pria lainnya, berusia 65 tahun dan 50 tahun, sebut MDA dalam laporannya, mengalami luka-luka di area Tel Aviv dan telah dibawa ke rumah sakit.
Dua orang lainnya, yang berusia 37 tahun dan 21 tahun, mengalami luka-luka akibat serpihan rudal di area kota Kuseife, Israel bagian selatan dan telah dilarikan ke rumah sakit setempat.
Menurut foto-foto yang dipublikasikan MDA, terdapat banyak petugas tanggap darurat di lokasi yang terdampak serangan rudal di Tel Aviv, dengan ruas jalanan utama ditutup sebagian.
(nvc/imk)





