JAKARTA, KOMPAS.com - Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pengemudi taksi online Grab Indonesia viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Peristiwa itu disebut terjadi pada 14 Maret 2026 saat korban melakukan perjalanan dari Stasiun Gambir menuju sebuah hotel di kawasan Gajah Mada, Jakarta.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang driver laki-laki yang duduk di kursi kemudi menghadap ke belakang dan menatap penumpang.
Driver tersebut kemudian memegang kaki penumpang sambil mengelusnya.
Baca juga: Grab Pecat Driver yang Lecehkan dan Ancam Penumpang di Gambir
Dalam keterangan video, disebutkan kejadian berlangsung pada sore hari saat korban berada di dalam kendaraan.
Korban Ungkap Kronologi Kejadian
Korban menjelaskan, peristiwa bermula saat dirinya melakukan perjalanan dari Stasiun Gambir menuju hotel tempatnya menginap.
"Waktu itu saya dari Stasiun Gambir ke hotel Holiday Inn Gajah Mada. Sejak awal, driver sering ngajak ngobrol basa-basi. Kayak 'Kenapa di Jakarta, sama siapa, ngapain'," ujar korban, Sabtu (28/3/2026).
"Kesannya semakin ke sini, malahan semakin ke mana-mana pertanyaannya. Sehingga saya memvideokan. Karena memang saya merasa tidak nyaman," tuturnya.
Baca juga: Pengemudi Ojol di Bali Perkosa Turis China, Ditangkap saat Kembalikan Ponsel Korban
Di tengah perjalanan, pelaku mengakhiri status perjalanan di aplikasi dan membawa mobil ke jalan yang sepi.
"(Jalanan) Hanya bisa satu jalur. Di situ lah kejadian dia lompat ke belakang. Beliau di posisi di atas saya dan ambil HP saya lalu di situ saya disekap kayak ditindihin," jelas korban.
"Awalnya saya sudah berusaha membuka pintu mobil lalu menggedor-gedor kaca tidak mempan. Dia (driver) meminta password HP saya agar location saya dimatikan," lanjutnya.
Korban juga mengaku mendapat ancaman jika tidak menuruti permintaan pelaku.
Di saat yang sama, ada kendaraan lain yang berada di belakang dan membunyikan klakson berulang kali.
"Aku di situ tetap memberontak dengan menggedor-gedor kaca. Eh si driver ketendang pintu sebelah kiri jadi kebuka. Di situ pintu sebelah kanan langsung dibuka sama warga," ungkap korban.
"Lalu saya langsung lompat dan duduk di jalan, lalu barang saya dikeluarin dari mobil oleh warga dan satpam," lanjutnya.