FAJAR, JAKARTA – Kabar buruk menghantam Barcelona di momen paling krusial musim ini. Winger andalan mereka, Raphinha, dipastikan harus menepi selama lima pekan akibat cedera hamstring yang dialaminya saat membela timnas Brasil.
Cedera tersebut terjadi dalam laga uji coba internasional antara Brasil melawan Prancis yang berlangsung di Stadion Gillette, Amerika Serikat, Jumat (27/3). Dalam pertandingan yang berakhir 1-2 untuk kekalahan Brasil asuhan Carlo Ancelotti itu, Raphinha harus ditarik keluar lebih cepat pada babak pertama.
Hasil pemeriksaan tim medis sehari setelah pertandingan mengonfirmasi bahwa pemain berusia 29 tahun tersebut mengalami cedera pada otot hamstring kanan. Ini menjadi pukulan telak bagi Barcelona, mengingat Raphinha merupakan salah satu pilar penting di lini serang.
Akibat cedera ini, Raphinha dipastikan absen hingga awal Mei. Artinya, ia akan melewatkan sejumlah laga besar, termasuk tiga pertemuan panas melawan Atlético Madrid dalam waktu berdekatan.
Barcelona dijadwalkan bertandang ke markas Atlético di Wanda Metropolitano dalam lanjutan La Liga, sebelum kembali bertemu dalam dua leg perempat final Liga Champions. Leg pertama akan digelar di Spotify Camp Nou pada 9 April, disusul leg kedua di Madrid pada 15 April.
Kehilangan Raphinha jelas menjadi tantangan besar bagi pelatih Hansi Flick. Pasalnya, pemain bernama lengkap Raphael Dias Belloli itu sedang dalam performa impresif dengan torehan 19 gol dari 31 penampilan musim ini.
Ironisnya, ini bukan kali pertama Raphinha mengalami cedera serupa. Sepanjang musim 2025/2026, ia sudah tiga kali mengalami masalah pada hamstring kanan—menandakan cedera yang berulang dan berpotensi kronis.
Total, ia telah melewatkan belasan pertandingan sejak awal musim, termasuk periode panjang antara September hingga November 2025, serta beberapa laga di awal 2026.
Di tengah krisis ini, beberapa nama mulai disiapkan sebagai pengganti. Marcus Rashford disebut-sebut menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi sayap kiri. Selain itu, opsi lain seperti Dani Olmo, Fermín López, hingga Ferran Torres juga bisa dimaksimalkan oleh Flick.
Situasi ini membuat Barcelona harus putar otak menjaga konsistensi performa, terutama dalam perburuan gelar La Liga dan ambisi menembus semifinal Liga Champions.
Tanpa Raphinha, ujian sesungguhnya bagi Blaugrana baru saja dimulai. (*)





