Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, memproyeksikan jumlah pergerakan penumpang pesawat di bandara pada gelombang dua masa puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah atau Sabtu (28/3), mencapai 187.047 orang.
"Berdasarkan data harian untuk persentase rencana penerbangan tanggal 28 Maret 2026 di Bandara Soetta menembus di angka 187.047 orang penumpang," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Sabtu.
Ia mengatakan, dari jumlah 187.047 orang ini, terbagi dalam dua penerbangan diantaranya keberangkatan sebanyak 86.084 penumpang dan kedatangan 100.963 penumpang.
Sementara, untuk pergerakan pesawat pada periode yang sama terdapat 1.161 penerbangan dengan terdiri dari 578 penerbangan keberangkatan dan 583 penerbangan kedatangan.
"Dari 1.161 pergerakan pesawat terdiri dari 578 keberangkatan dan 583 penerbangan kedatangan pada hari ini," ucapnya.
Dia bilang, untuk pergerakan penumpang pada gelombang ke dua ini, tercatat jumlah perlintasan di Terminal 1 mencapai 49.717 orang. Sedangkan pergerakan pesawat sebanyak 283 penerbangan atau 24,38 persen.
Baca Juga
- Arus Balik Lebaran Melonjak, InJourney Airports dan Maskapai Siapkan Extra Flight
- Puncak Arus Mudik di 37 Bandara InJourney Diperkirakan Hari Ini, Rabu 18 Maret
- InJourney Airports Siap Layani 9 Juta Penumpang pada Arus Mudik Lebaran 2026
Kemudian, di Terminal 2 khususnya di domestik tercatat 53.241 orang dengan 348 penerbangan. Untuk internasional sebanyak 16.469 orang dengan 101 penerbangan atau 8,7 persen.
Selanjutnya, jumlah pergerakan penumpang di Terminal 3 rute domestik sebanyak 38.178 orang dengan 258 penerbangan. Sedangkan untuk internasional tercatat 29.442 orang penumpang dengan 159 penerbangan atau 13,7 persen.
Sebelumnya, InJourney telah memperkirakan bahwa pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soetta terjadi dua gelombang puncak yakni pada Selasa (24/3) dan Sabtu (28/3).
"Betul. Jadi sama dengan arus mudik kemarin, terdapat dua kali lonjakan penumpang. Dimana, arus mudik terjadi pada 14 Maret (prediksi 177.000, realisasi 184.000) dan 18 Maret (H-2) dengan realisasi mencapai 190.000 penumpang," ungkapnya.
Untuk gelombang ke dua puncak arus balik yang diprediksi terjadi tanggal 28 Maret 2026 ini akan ada pergerakan penumpang dengan estimasi mencapai sekitar 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan dalam satu hari.
"Hari ini saja 14 Maret 2026 kami merencanakan melayani 190.000 penumpang, namun puncaknya tetap diprediksi pada Sabtu, 28 Maret 2026," tuturnya.
Menurutnya, dari rencana operasi jumlah penerbangan dan jumlah penumpang saat ini melebihi dari prediksi. Dimana, sejak awal tren atau trafik pergerakan pesawat telah mencapai 1.184 penerbangan dengan 190.000 penumpang.
"Kami masih melihat dari rencana operasi yang kami susun dari data maskapai, yaitu di tanggal 28 Maret atau hari Sabtu nanti. Kami prediksi akan melayani sejumlah 198.000 penumpang," ujarnya.
Secara realisasi layanan hingga periode Sabtu (14/3) H-7 hingga Selasa (24/3) H+2 mudik Lebaran 2026 di Bandara Soetta mencapai 1.983.067 orang.
"Berdasarkan catatan kami dari periode awal mudik tanggal 14 sampai 24 Maret 2026 ini, kami telah melayani 1.983.067 orang penumpang," tukasnya.
Secara kumulatif pihaknya telah melayani 1,9 juta penumpang dengan 13.184 pergerakan pesawat, atau tumbuh 5,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 sebagai masa recovery normal.
"Sampai dengan H+2, kami telah melayani sebanyak 13.184 flight, tumbuh sebesar 4,7 persen dibanding tahun 2025 dan 5,6 persen dibandingkan di tahun 2019," paparnya.
Menurutnya, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan trafik pergerakan penumpang yang memuncak sejak 14 Maret 2026 dengan prediksi 177 ribu orang dan terealisasi sebanyak 184 ribu orang penumpang.
"Terjadi pada 14 Maret (prediksi 177.000, realisasi 184.000) dan 18 Maret (H-2) dengan realisasi mencapai 190.000 penumpang," kata dia.





