Menteri PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Tol Periode Arus Balik Idulfitri

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk memastikan arus balik berjalan terkendali dengan dukungan kesiapan infrastruktur yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan di di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Tol Batang-Semarang pada Sabtu (28/3).

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan kondisi arus balik saat ini terpantau ramai lancar. Setelah periode puncak arus 24 Maret 2026 berhasil diantisipasi, peningkatan arus yang terjadi pada 28-29 Maret 2026 juga akan dapat dikelola dengan lebih baik lagi bersama dengan para stakeholder terkait.

BACA JUGA: 22 Persen Pemudik Belum Kembali, Kakorlantas Prediksi Lonjakan Arus Balik Sore Ini di Tol Cikampek

“Kami memastikan seluruh ruas Jasa Marga Group siap melayani masyarakat selama periode arus mudik maupun balik Lebaran 2026, khususnya saat ini bagi pengguna jalan yang akan kembali ke Jakarta. Dengan dukungan layanan dan infrastruktur yang optimal, kami berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, lancar dan berkeselamatan selama di jalan tol,” ujar Rivan.

Atas diskresi Polri, Jasa Marga saat ini mendukung sejumlah rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow. Kebijakan ini ditetapkan berdasarkan pemantauan lalu lintas terkini melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang dikolaborasikan dengan pantauan petugas di lapangan, khususnya untuk perjalanan menuju Jakarta dari arah Jalan Tol Batang-Semarang, Jalan Tol Semarang ABC, Jalan Tol Semarang-Solo hingga Jalan Tol Solo-Ngawi.

BACA JUGA: 60% Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatra, Arus Balik Lebaran Terkendali

Selain rekayasa lalu lintas, kesiapan infrastruktur juga menjadi fokus utama, termasuk kondisi jalan dan fasilitas rest area guna menunjang kenyamanan pengguna jalan, khususnya saat pemberlakuan rekayasa lalu lintas.

“Evaluasi dan penataan rest area terus kami lakukan, baik dari sisi pengaturan arus maupun kapasitas. Pengguna jalan juga dapat mengoptimalkan rest area alternatif di sekitar akses keluar tol di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa, mulai dari Jalan Tol Semarang–Solo KM 444 hingga Jalan Tol Jakarta–Cikampek KM 72, sehingga tetap memiliki pilihan apabila rest area utama di jalan tol mengalami kepadatan,” tambah Rivan.

BACA JUGA: Kakorlantas Polri Buka Peluang Terapkan One Way Nasional Arus Balik Tahap 2

Berdasarkan data hingga Jumat (27/3) tercatat sebanyak 2,5 juta kendaraan telah menuju wilayah Jakarta atau sekitar 75 persen dari proyeksi lalu lintas yang kembali ke Jabotabek sebesar 3,39 juta pada periode 11-31 Maret 2026. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 25 persen pengguna jalan masih akan melakukan perjalanan arus balik pada 28–29 Maret 2026.

Kendati demikian, Jasa Marga memastikan kesiapan infrastruktur, petugas operasional, armada layanan, serta fasilitas pendukung lainnya dalam kondisi optimal guna menjaga arus balik tetap terkendali.

Sementara Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pihaknya terus memastikan kualitas infrastruktur jalan tol tetap terjaga, terutama di tengah kondisi cuaca hujan yang masih berlangsung.

“Kami memastikan jalan tol siap digunakan, khususnya dari sisi kualitas. Perbaikan telah diselesaikan sebelum H-10 Lebaran. Namun, curah hujan yang tinggi, volume lalu lintas yang meningkat, serta masih ditemukannya kendaraan angkutan barang yang melintas saat masa pembatasan, berpotensi menyebabkan kerusakan seperti lubang. Apabila ditemukan kondisi itu, kami instruksikan agar segera dilakukan perbaikan maksimal dalam waktu 1x24 jam sehingga tidak mengganggu kelancaran arus balik,” ujar Dody.

Jasa Marga memastikan seluruh ruas tol dalam kondisi optimal tanpa adanya pekerjaan konstruksi besar selama periode arus mudik dan balik.

Di sisi lain, optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Travoy turut membantu pengguna jalan dalam mempersiapkan perjalanan, mulai dari informasi tarif tol, kondisi lalu lintas secara real time, hingga pengisian saldo uang elektronik. Peningkatan pemanfaatan aplikasi ini menunjukkan kesiapan masyarakat dalam merencanakan perjalanan secara lebih baik, termasuk memastikan kecukupan saldo dan bahan bakar minyak (BBM) sebelum memasuki jalan tol.

Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. Selain itu, pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta mengatur waktu istirahat dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna lainnya.

Dengan sinergi dan kolaborasi bersama seluruh para stakeholder, Jasa Marga optimistis arus balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman dengan dukungan infrastruktur yang optimal bagi seluruh pengguna jalan. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar, Analis: Bukti Nyata Kinerja Polri


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Info Arus Balik Lebaran 2026, Kemkomdigi Pastikan Jaringan Tetap Stabil
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Bulog Bantah Kabar Dirutnya Jadi Kabais TNI
• 5 jam laludetik.com
thumb
Viral Video Bocah di Kalbar Kritik Jalan Rusak, Sentil Kinerja Pemerintah Daerah
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Aceh Gempar! Dokter Perempuan di Gayo Lues Tewas Dibunuh Tetangga
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi Alihkan Arus Kendaraan Arah Cikampek Keluar Gerbang Tol Karawang Barat
• 21 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.