Tel Aviv: Sedikitnya sembilan tentara Israel, termasuk dua perwira, terluka akibat dua serangan roket dari Lebanon selatan, menurut laporan Radio Militer Israel yang dikutip Anadolu Agency pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Media tersebut menyebut tujuh tentara dan dua perwira mengalami luka, namun belum dipastikan apakah cedera disebabkan langsung oleh dampak roket atau hasil intersepsi sistem pertahanan.
Harian Yedioth Ahronoth, mengutip juru bicara militer Israel, melaporkan satu perwira mengalami luka serius dan satu lainnya luka sedang setelah rudal anti-tank ditembakkan dari Lebanon selatan.
Dalam insiden terpisah pada malam hari, satu perwira lainnya juga dilaporkan terluka serius, sementara enam tentara mengalami luka sedang akibat serangan roket.
Israel terus melancarkan serangan udara dan operasi darat di Lebanon selatan sejak serangan lintas perbatasan oleh Hizbullah pada 2 Maret.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Lebanon pada Jumat malam menyatakan jumlah korban akibat serangan Israel telah mencapai 1.142 orang tewas dan 3.315 lainnya terluka.
Baca juga: Hizbullah Hantam Tank Merkava Milik Israel




