KCIC imbau penumpang Whoosh datang 30 menit lebih awal saat arus balik Lebaran 2026. Tiket Lebaran tembus 280 ribu, tersedia reschedule gratis bagi yang terlambat di hari yang sama. (Sumber: KCIC)
JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau penumpang kereta cepat Whoosh untuk datang lebih awal ke stasiun selama periode libur Lebaran 2026 guna menghindari keterlambatan.
Berdasarkan data hingga 28 Maret 2026, penjualan tiket Whoosh pada periode angkutan Lebaran 13-30 Maret telah mencapai sekitar 280 ribu tiket.
Khusus keberangkatan hari ini (28/3/2026), tiket terjual mencapai sekitar 13 ribu dan diperkirakan terus bertambah hingga jadwal terakhir.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat selama arus balik mendorong peningkatan volume perjalanan di berbagai relasi.
Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran, "One Way" Mulai Diterapkan dari GT Kalikangkung pada Sabtu 28 Maret 2026
“Penumpang diimbau datang minimal 30 menit sebelum keberangkatan. Gate akan ditutup 5 menit sebelum jadwal demi menjaga keselamatan perjalanan,” kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/3/2026).
Ia juga mengingatkan penumpang untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas menuju stasiun, terutama di tengah tingginya mobilitas selama libur Lebaran.
KCIC tetap memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang tertinggal kereta dengan menyediakan layanan reschedule gratis untuk keberangkatan di hari yang sama.
Perubahan jadwal dapat dilakukan secara offline di loket stasiun maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber :
- kcic
- whoosh
- kereta cepat
- reschedule tiket whoosh





