Iran Serang Pangkalan Militer di Arab Saudi, 12 Tentara AS Luka-luka

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Riyadh -

Serangan udara Iran menghantam sebuah pangkalan militer di wilayah Arab Saudi, saat Teheran terus membalas gempuran Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sedikitnya 12 tentara AS yang ada di pangkalan Saudi itu mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Dua tentara AS di antaranya mengalami luka serius.

Iran terus melancarkan serangan balasan terhadap negara-negara Teluk, yang dituduhnya menjadi landasan peluncuran serangan AS terhadap negara tersebut. Perang meletus setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Laporan media-media terkemuka AS, New York Times (NYT) dan Wall Street Journal (WSJ), yang mengutip sejumlah pejabat yang tidak disebut namanya, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/3/2026), menyebut bahwa serangan udara Iran menargetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Saudi, yang menampung pasukan AS.

Baca juga: Israel Deteksi Serangan Rudal Pertama dari Yaman

Serangan itu disebut melibatkan setidaknya satu rudal dan beberapa drone tempur.

Tentara-tentara AS itu sedang berada di dalam sebuah bangunan di kompleks pangkalan udara tersebut ketika serangan terjadi.

Beberapa pesawat militer jenis pengisian bahan bakar di udara, sebut laporan NYT dan WSJ, juga mengalami kerusakan akibat serangan Teheran itu.

Saudi sebelumnya telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan ke area dekat pangkalan militer tersebut.




(nvc/imk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MLLF Dinilai Bisa Jadi Solusi Antisipasi Kemacetan di Gerbang Tol
• 43 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Beckham Putra Jadi Man of The Match usai Cetak Brace
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Puncak Arus Balik Gelombang 2, Pelabuhan Bakauheni Terpantau Sepi Kendaraan
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
3 Pemain Timnas Indonesia Terbaik saat Hancurkan Saint Kitts dan Nevis
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Sentuhan Emas Beckham di FIFA Series 2026
• 13 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.