jpnn.com, KARAWANG - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama kepolisian resmi menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta mulai Sabtu (28/3) sore.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan volume kendaraan saat arus balik.
BACA JUGA: Menteri PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Tol Periode Arus Balik Idulfitri
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Sabtu, menyampaikan contraflow diterapkan dari KM 70 sampai KM 47 arah Jakarta di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 15.48 WIB.
Contraflow (rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan sebagian lajur dari arah berlawanan) di jalan Tol Jakarta-Cikampek yang bertujuan mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik lebaran ini diterapkan atas diskresi pihak kepolisian.
BACA JUGA: 22 Persen Pemudik Belum Kembali, Kakorlantas Prediksi Lonjakan Arus Balik Sore Ini di Tol Cikampek
Rekayasa lalu lintas contraflow tersebut diberlakukan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan serta koordinasi antara JTT dan kepolisian, untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.
Ria Marlinda menyampaikan penerapan contraflow merupakan salah satu langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang menuju arah Jakarta.
BACA JUGA: 60% Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatra, Arus Balik Lebaran Terkendali
"Pemberlakuan contraflow dari KM 47 hingga KM 70 arah Jakarta dilakukan atas diskresi kepolisian sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta mendukung one way lokal Trans Jawa dari KM 263 sampai KM 70 yang masih diberlakukan," katanya.
JTT bersama pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal.
JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.
Pengguna jalan juga diharapkan menjaga jarak aman, memperhatikan rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca selama perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, serta merencanakan perjalanan dengan baik.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




