Bukan Motor, Ternyata Ini Masalah Utama Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Rookie Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, mengungkapkan bahwa proses adaptasinya di MotoGP 2026 tidak lagi sepenuhnya dipengaruhi oleh motor, melainkan lebih kepada karakter ban Michelin yang menurutnya menjadi kendala utama.

Juara dunia World Superbike tiga kali itu sebelumnya sempat mencuri perhatian pada MotoGP Brasil dengan menembus Q2 dalam kondisi lintasan yang sulit. Namun, performanya menurun drastis saat balapan, finis di posisi ke-18 pada sprint race dan ke-17 di balapan utama.

Toprak Razgatlioglu di tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Reuters

Menjelang MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas, Razgatlioglu mengaku mulai lebih memahami karakter motor MotoGP, tetapi masih kesulitan beradaptasi dengan ban.

“Saya tahu ini perjalanan panjang bagi saya,” ujar Razgatlioglu.

“Saya masih mencoba memahami ban. Dari sisi motor, semuanya sudah lebih baik. Sekarang saya jauh lebih memahami motor MotoGP ini, dan saya juga mencoba mengubah gaya balap saya.”

Namun, ia menegaskan bahwa fokus masalah bukan lagi pada motor.

“Sejujurnya, saya sudah agak lelah membicarakan motor. Masalahnya bukan lagi di motor, tetapi bagaimana beradaptasi dengan ban, itulah masalah sebenarnya.”

Ia juga menyoroti kompleksitas adaptasi yang harus dijalani setelah lama berkompetisi di World Superbike.

“Terkadang saya merasa tahun ini saya belajar banyak hal, mulai dari ban hingga suspensi, tetapi tahun depan semuanya bisa berubah lagi.”

“Ini sulit. Tidak mudah bagi saya, karena setelah bertahun-tahun di Superbike dengan performa yang sangat baik, semuanya di sini jauh lebih rumit.”

Tantangan Razgatlioglu semakin bertambah karena Michelin kembali mengubah konstruksi ban untuk seri Austin. Setelah menggunakan konstruksi lebih kaku di Thailand dan Brasil, kini Michelin kembali ke spesifikasi standar di COTA.

Pembalap asal Turki itu juga mengaku sempat kehilangan motivasi setelah hasil buruk di hari Sabtu pada seri sebelumnya di Brasil, meski tampil menjanjikan pada hari Jumat.

“Kami harus menunggu sampai Sabtu, saat kondisi lintasan benar-benar kering atau basah, untuk memahami posisi kami.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
John Herdman Bawa Timnas Indonesia Menang 4-0 atas St Kitts and Nevis
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
3 Pemain yang Tampil Paling Mengejutkan saat Timnas Indonesia Melibas St Kitts dan Nevis: Dony dan Beckham Menyala!
• 4 jam lalubola.com
thumb
BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay Melalui Lebih dari 19 Ribu Jaringan ATM & CRM
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Korlantas Prediksi Puncak Arus Balik Gelombang 2 Terjadi Sabtu, 28 Maret
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Mengenal Fenomena Pink Moon April 2026, Sejarah hingga Fakta Menariknya
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.