Penulis: Tiara
TVRINews, Minahasa Utara
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda serta jembatan beton tahap tiga dan empat di wilayah jajaran Kodam XIII/Merdeka resmi dimulai. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pelosok dan terpencil.
Acara peletakan batu pertama dilaksanakan secara serentak di sejumlah titik. Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program infrastruktur yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat hubungan antar daerah melalui akses transportasi yang lebih memadai.
“Kami melakukan peletakan batu pertama jembatan gantung di Desa Talawaan Atas sebagai bagian dari 14 titik yang hari ini kami groundbreaking di wilayah Kodam XIII/Merdeka,” ujar Mayjen TNI Mirza Agus, Panglima Kodam XIII/Merdeka.
Mayjen Mirza Agus menargetkan pembangunan di 14 titik tersebut dapat rampung dalam 30 hingga 45 hari ke depan. Sementara total keseluruhan proyek yang berjumlah 36 titik ditargetkan selesai dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan, dengan dukungan pemerintah daerah baik bupati maupun wali kota.
Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya proses pembangunan yang diharapkan dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat setempat. Pemerintah optimistis pembangunan jembatan perintis dan jembatan beton ini akan meningkatkan aksesibilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor: Redaktur TVRINews





