IK (35), seorang pria terduga mengidap HIV yang menawarkan jasa seksual berbayar di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, adalah seorang guru di Sawangan, Depok.
Aksi IK ini bikin geger. Sebab, dia menyebarkan selebaran yang berisi layanan seks oral untuk pria dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu. Selebaran itu beredar di sebuah perumahan di Pamulang.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat pria berbaju kuning diduga IK itu dimarahi oleh warga yang kesal dengan kelakuannya.
Pada video yang lain, menunjukkan surat pemberhentian pria tersebut dari sebuah MTs di Depok. Pria itu disebutkan bekerja sebagai operator dan guru di sekolah tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Wawan Doddy Irawan, mengatakan telah mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya juga tengah menggali informasi dari berbagai saksi.
“Terkait dengan beredarnya video viral di media sosial, kami Polsek Pamulang langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi dan menggali informasi dari sejumlah saksi. Hingga saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan,” ujar Doddy saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3).
Menurut Ketua RW setempat, Awal (41 tahun), pelaku diamankan warga saat menyebarkan selebaran tersebut.
"Awalnya saya dapat telepon dari ketua RT 01, ada seseorang yang membawa selebaran kertas menawarkan jasa tersebut. Sudah tertera harga-harganya mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga dewasa," kata Awal ketika ditemui di kediamannya, Jumat malam (27/3).
Pelaku diduga mengidap HIV setelah dilakukan interogasi. Saat itu ditemukan obat untuk pengidap HIV dalam tasnya.
“Pelaku itu membawa obat, yang dari pengakuan pelaku, saya juga sempat videoin, saya tanya itu obat untuk apa? dan obat untuk HIV,” ungkapnya.
Kepada warga, pelaku sempat mengaku mengidap HIV sejak 2014. Pada tahun tersebut juga pelaku membuka jasa layanan seksual tersebut.
"Pelaku mengakui sejak kurang-lebih dari tahun 2014," ungkapnya.
Usai dimintai keterangan, warga meminta pria itu untuk membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya. Pelaku kemudian diizinkan pulang.





