Penghasilan Porter di Stasiun Pasar Senen Tembus Rp 500 Ribu di Momentum Lebaran

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Para pramubarang/pramuantar alias porter yang beroperasi di Stasiun Besar A Pasar Senen, Jakarta Pusat, turut merasakan lonjakan penghasilan pada momen arus mudik, arus balik, dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Salah satu porter bernama Said (55) mengatakan, selama periode libur Lebaran penghasilan hariannya bahkan bisa mencapai hingga Rp 500 ribu.

Baca Juga :
Kapolri: Puncak Arus Balik Mudik Sudah Terlewati
Kode Redeem FC Mobile Tebaru Maret 2026: Hadiah Spesial Lebaran Siap Diklaim!

"Kalau Lebaran gini ya pasti ramai, udah momennya," kata Said dikutip dari Antara, Sabtu, 28 Maret 2026.

Puncak Arus Mudik 2025 di Stasiun Pasar Senen
Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Dia mengatakan, ada sekitar 200 porter di Stasiun Pasar Senen yang bertugas setiap harinya, dengan sistem shift pagi dan siang. Untuk shift pagi yakni sebanyak 100 orang porter, yang bertugas mulai pukul 07.00 sampai 19.00 WIB.

Kemudian untuk yang shift kedua akan bertugas dari pukul 19.00 kembali ke jam 07.00 pagi.

"Di stasiun sini beroperasi 24 jam, jadi sistem tugasnya 12 jam. Saya hari ini masuk pagi, nanti jam tujuh sore saya pulang," ujarnya.

Pada hari biasa, seorang porter dapat mengantongi penghasilan maksimal Rp 200 ribu dalam satu hari. Namun pada momen Lebaran penghasilan itu bisa naik hingga 50 persen.

Tarif porter untuk satu kali membantu membawa barang pun bervariasi, apabila dipesan tanpa sistem aplikasi. Sementara untuk sistem aplikasi dikenakan biaya minimal sebesar Rp 38 ribu.

Menurut petugas porter lainnya, untuk pesan di luar aplikasi biayanya bisa dinegosiasikan dengan porternya langsung.

"Bisa pesan lewat aplikasi, bisa langsung. Kalau untuk pesan langsung, transaksinya sesuai kesepakatan tarifnya," ujarnya. (Ant).

Baca Juga :
Kapolri: Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
Rest Area Jadi Biang Kerok Macet saat Mudik, Menteri PU Soroti Akses Sempit di KM 57 dan 62
Kakorlantas: Masih Ada 22 Persen Kendaraan Belum Kembali ke Jakarta

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TikTok Nonaktifkan Akun Pengguna Usia 16 Tahun
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Komnas HAM: Pencopotan KaBAIS Tak Menjamin Penegakan Hukum Kasus Kekerasan Aktivis KontraS Berjalan Komprehensif
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Arus Mudik di Karawang Padat, Jalur Arteri Menuju Jakarta Macet hingga 5 Km
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Sanksi SPPG dan Upaya Menjaga Kualitas Program MBG
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Wapres AS Akui Terobsesi UFO, Janji Bongkar Misterinya
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.