Jakarta, VIVA – BYD Atto 3 Advanced Plus menjadi salah satu pilihan menarik di segmen SUV listrik Rp400 jutaan, terutama setelah varian ini menjadi fokus utama di line-up resmi. Dengan harga Rp415 juta on the road Jakarta, mobil ini menawarkan kombinasi performa, fitur, dan efisiensi yang cukup menggoda untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
Belum lama ini VIVA Otomotif mendapat kesempatan untuk melakukan uji berkendara alias test drive dengan rute Jakarta–Bandung pulang pergi, yang terkenal cukup menantang karena kombinasi jalan tol, tanjakan, dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Perjalanan ini sekaligus menjadi pembuktian apakah Atto 3 Advanced Plus benar-benar layak dijadikan kendaraan utama, bukan sekadar mobil kedua.
Selama perjalanan menuju Bandung, performa motor listriknya terasa responsif sejak pedal akselerator diinjak meski menggunakan mode berkendara Eco. Tenaga instan khas mobil listrik membuat kendaraan berkapasitas lima orang ini mudah beradaptasi dengan kondisi jalan tol maupun saat mendahului kendaraan lain.
Masuk ke jalur tol dengan kecepatan konstan, kabin terasa cukup senyap dan minim getaran. Hal ini memberikan kenyamanan lebih, terutama untuk perjalanan jarak menengah seperti Jakarta ke Bandung yang memakan waktu kurang lebih dua jam.
- VIVA/Yunisa
Soal kenyamanan, penggunaan pelek 18 inci memang sempat menimbulkan kekhawatiran akan bantingan yang keras. Namun pada kenyataannya, suspensi Atto 3 Advanced Plus masih mampu meredam permukaan jalan dengan baik, sehingga tetap nyaman meski menggunakan ukuran roda yang lebih besar.
Ketika melintasi jalan bergelombang atau sambungan beton, karakter suspensinya cenderung stabil dan tidak memantul berlebihan. Ini menunjukkan bahwa setelan kaki-kaki mobil ini masih disesuaikan untuk kenyamanan, bukan sekadar tampilan sporty.
Fitur keselamatan menjadi salah satu nilai jual utama mobil ini, termasuk adanya Lane Departure Warning. Saat konsentrasi mulai menurun, terutama dalam perjalanan panjang, sistem ini cukup membantu dengan memberikan peringatan ketika mobil mulai keluar jalur tanpa disengaja.
Keberadaan fitur tersebut terasa relevan dalam kondisi berkendara di tol yang monoton. Setidaknya, pengemudi mendapat lapisan perlindungan tambahan agar tetap berada di jalur yang aman.





