JAKARTA, DISWAY.ID-- Komitmen penghematan energi diterapkan secara nyata di lingkungan kerja dan operasional PT Pertamina (Persero) sebagai program budaya.
Melalui berbagai inisiatif, Pertamina mendorong budaya hemat energi, sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggunaan energi yang lebih bijak.
BACA JUGA:Mantan Menteri Pertahanan RI Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan bahwa langkah penghematan energi di lingkungan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung keberlanjutan energi.
“Gerakan bersama menghemat energi makin diperlukan untuk mendukung upaya Pemerintah dalam menjaga keberlanjutan energi di tengah dinamika geopolitik global saat ini,” ujar Baron.
Bijak menggunakan energi, terutama BBM dan LPG saat ini menjadi urgensi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM beberapa waktu lalu, sebagai upaya bersama dalam memitigasi geopolitik yang berimplikasi pada jalur pasokan energi dunia.
BACA JUGA:Warganet Apresiasi Stabilitas BBM Saat Lebaran 2026, Stok Aman di Tengah Tekanan Global
Serangkaian penghematan energi di lingkungan Pertamina antara lain mendorong pekerja untuk menggunakan transportasi publik.
Untuk itu, Pertamina menyediakan layanan shuttle bus (antar jemput) dari kantor Pertamina ke lokasi transportasi umum seperti stasiun, halte bus, dan sebagainya.
Fasilitas ini memudahkan pekerja Pertamina untuk mengakses transportasi publik seperti kereta commuter line.
Tak hanya di Jakarta, akses transportasi massal ini juga dipraktikkan di berbagai unit kerja Pertamina di daerah, untuk layanan bersama ke lokasi kompleks perumahan atau titik kumpul strategis lainnya.
BACA JUGA:Kapan Earth Hour 2026? Gerakan Matikan Listrik 60 Menit untuk Selamatkan Bumi dari Krisis Iklim
Untuk kegiatan pekerjaan di dalam kota, pekerja juga didorong menggunakan kendaraan kantor secara bersama-sama guna mengurangi penggunaan kendaraan secara individu.
Selain itu, lanjut Baron, efisiensi energi diterapkan sebagai budaya hidup sehat. Yakni, dengan program "Sehat Bugar dan Senang" (SEBUSE), pekerja Pertamina menerapkan olahraga di sela aktivitasnya, dengan berjalan kaki dari lokasi kantor hingga titik strategis seperti halte bus, stasiun, dan sebaliknya. Sebagian pekerja juga menjalankan Bike to Work.
"Berbagai program dikembangkan Pertamina sebagai budaya di internal pekerja, sehingga selain berdampak pada kebugaran tubuh, juga menghemat energi yang jauh hari sudah dilakukan," tambah Baron.
- 1
- 2
- »





