Malteng siapkan Rp640 miliar bangun dua PSN industri kelapa dan pala

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Pemkab Malteng) menyiapkan anggaran sebesar Rp640 miliar untuk pembangunan dua Proyek Strategi Nasional (PSN) berupa industri pengolahan kelapa dan pala di kawasan Perkebunan Awaeya, Negeri Liang.

“Dua PSN tersebut masing-masing terdiri dari pabrik pengolahan kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar,” kata Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, di Ambon, Sabtu.

Ia menjelaskan, pembangunan dua proyek tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto melalui hilirisasi komoditas perkebunan serta peningkatan produksi pertanian dalam negeri.

“Selain itu juga, untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan sekaligus membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi negara sebagai pemain utama agraris global,” ujarnya.

Baca juga: BKHIT Maluku sertifikasi ekspor 7.652 ekor kerapu tujuan Hong Kong

Zulkarnain mengungkapkan, untuk menyukseskan program hilirisasi tersebut, pemerintah pusat menggandeng PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Menurutnya, melalui sinergi itu, PTPN berperan sebagai penghubung antara potensi petani lokal dengan teknologi industri modern serta akses pasar global.

“Rencana peletakan batu pertama kedua Proyek Strategi Nasional ini akan dilaksanakan satu hingga dua bulan ke depan dan direncanakan juga akan dihadiri oleh Presiden Prabowo,” katanya menambahkan.

Ia juga menambahkan, pabrik kelapa terintegrasi yang akan dibangun memiliki kapasitas olah hingga 300.000 butir kelapa per hari, dengan produk yang dihasilkan meliputi medium chain triglycerides (MCT), tepung kelapa, dan arang aktif yang menyasar pasar ekspor maupun domestik.

Baca juga: Ragam tradisi 27 Ramadhan di negeri pulau pulau

Sementara itu, pabrik pengolahan pala akan difokuskan pada produksi oleoresin berstandar tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor premium, khususnya untuk industri makanan, kosmetik, dan farmasi.

Zulkarnain menegaskan, proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan industri, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan ekonomi.

“Ini bukan hanya proyek industri, tetapi juga upaya membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah fasilitasi bus antar-jemput warga ke bazar rakyat Monas
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Maarten Paes Sabet Gelar Kiper Terbaik PSSI Awards 2026
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KPK Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik, Kepala Daerah Diminta Evaluasi
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Bakpao Gandum RoyalKueID Jadi Inovasi Kuliner Baru yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Terungkap! Ini Ketakutan Terdalam 12 Zodiak yang Jarang Disadari
• 22 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.