Donald Trump Incar Kuba usai Serang Venezuela dan Iran

kompas.tv
19 jam lalu
Cover Berita
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington, Kamis (26/3/2026). (Sumber: Alex Brandon/Associated Press)

MIAMI, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pihaknya akan menyerang Kuba setelah operasi militer di Venezuela dan Iran. Trump menyatakan militer AS telah sukses dalam serangan ke Venezuela dan Iran.

Hal tersebut disampaikan Donald Trump saat bebicara dalam konferensi Future Investmen Initiative di Miami, AS, Jumat (27/3/2026). Namun, Trump tidak menjelaskan secara detail mengenai ancaman serangannya ke Kuba.

Baca Juga: Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Mantan Dubes Ungkap Iran Berkali-kali Dikecewakan RI

"Saya telah membangun militer yang hebat ini. Saya pernah berkata, 'Anda tidak akan pernah menggunakannya,' tetapi terkadang Anda harus menggunakannya. Dan Kuba adalah (target) selanjutnya," kata Trump dikutip Anadolu.

"Namun, tolong anggap saya tidak pernah mengatakan itu. Tolong, media, abaikan pernyataan saya yang tadi."

Kuba diketahui diblokade AS sejak Washington menyerbu Venezuela dan menculik Presiden Nicolas Maduro pada Januari 2026 lalu. Blokade AS dilaporkan menimbulkan krisis humaniter di Kuba dengan harga kebutuhan pokok melambung dan pemadaman listrik secara massal.

Sebelum Maduro diculik, Kuba diketahui mengandalkan impor minyak dari Venezuela. Negara tersebut memproduksi minyak sendiri tetapi tidak cukup memenuhi kebutuhan domestik.

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel sebelumnya menyatakan negaranya tidak menerima pengiriman minyak sejak Maduro ditangkap. AS dilaporkan menghalangi pengiriman minyak dari Venezuela ke Kuba dan memaksa negara seperti Meksiko untuk menangguhkan ekspor minyak.

Baca Juga: Krisis Humaniter di Kuba Makin Parah akibat Blokade AS, Aktivis Kirim Kapal Bantuan

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • donald trump
  • trump ancam serang kuba
  • kuba
  • blokade as di kuba
  • amerika serikat
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Lebaran 2026 Hampir Tuntas, Kapolri: 2,5 Juta Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Seskab: Bazar Rakyat di Monas perpanjang kegembiraan Lebaran
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Debat Sampai Akhir! Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Diterima, Siapa yang Paling Diuntungkan?
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa Bagi Perdamaian Dunia
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Kimi Antonelli Menang GP Jepang, Jadi Pemimpin Termuda dalam Sejarah F1
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.