Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Palak tersebut dengan dalih meminta “uang kawal” atau “uang wilayah”, para pelaku memaksa Arif menyerahkan uang dan merampas kartu e-money miliknya, disertai ancaman kekerasan.

Aksi pemalakan ini pun viral di media social, hingga menyedot perhatian publik dan komentar warganet.

Untuk diketahui, aksi pemalakan terhadap pemudik terjadi di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan menjadi viral di media sosial pada Sabtu (28/3/2026).

Korban bernama Arif, pemudik asal Pandeglang, mengaku kaget saat didatangi tiga pria tak dikenal pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, ia tengah menepi di pinggir jalan untuk membuka aplikasi penunjuk arah.

Arif menjelaskan, dirinya baru saja pulang mudik dari Pandeglang dan hendak kembali ke Bandung. Namun situasi mendadak berubah ketika tiga pria menghampirinya.

"Saya kebetulan abis mudik dari Pandeglang pulangnya mampir dulu, nah pas mau ke Bandung saya set maps dulu, tahu-tahu disamperin sama mereka dan ujug-ujug minta uang," jelasnya.

Menurut Arif, ketiga pelaku berusia sekitar 30 hingga 40 tahun. Mereka mempermasalahkan pelat nomor kendaraannya yang berasal dari luar Jakarta.

“Mereka mempermasalahkan pelat mobil kami yang luar Jakarta, lalu meminta uang lewat,” bebernya.

Para pelaku kemudian meminta uang dengan dalih sebagai “uang wilayah” atau biaya keamanan yang harus dibayarkan.

"Katanya sih uang kawal, harus bayar sama yang punya wilayah," jelasnya.

Tak hanya memaksa meminta uang, kata dia, salah satu pelaku juga merampas kartu e-money miliknya yang berada di dashboard mobil.

Saat korban mencoba mengambil kembali kartu tersebut, ia justru mendapat ancaman kekerasan.

“Ketika saya coba ambil lagi e-money saya, mereka ngancam mau mukulin,” jelas Arif.

Peristiwa tersebut sempat direkam oleh korban dan diunggah ke media sosial hingga viral, memicu perhatian luas dari masyarakat.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan keamanan di jalanan ibu kota, terutama bagi para pemudik yang melintas atau berhenti di kawasan padat seperti Tanah Abang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
H+7 Arus Balik Lebaran 2026, Stasiun Tegal Dipadati Ribuan Penumpang
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Moto3 Amerika 2026: Gagal Maksimalkan Lap Terakhir, Veda Ega Start Keempat di COTA
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Suka Dipeluk
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Seskab Teddy Ajak Warga Ramaikan Pasar Murah di Monas Sore Ini, Ada Kupon Sembako hingga Makan Gratis
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
PP Tunas Berlaku, Platform Digital Diminta Patuh Batasi Akses Anak
• 21 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.