REPUBLIKA.CO.ID, JAWA TENGAH, – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengonfirmasi bahwa sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti (multi lane free flow atau MLFF) akan diuji coba ulang. Pengumuman ini disampaikan pada Sabtu (28/3) di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang.
Menurut Dody, uji coba pertama yang dilakukan di Bali belum menghasilkan kesimpulan yang jelas mengenai kesuksesan pelaksanaannya. Oleh karena itu, kesepakatan untuk melakukan uji coba ulang telah dicapai. Rencana uji coba ulang ini melibatkan banyak pihak, termasuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kejaksaan, serta kepolisian.
Proyek MLFF yang sempat tertunda ini sedang dievaluasi kembali, dengan tahap uji berikutnya dipertimbangkan untuk dilakukan di ruas tol dengan lalu lintas lebih tinggi seperti di Jabodetabek atau Trans Jawa. Kepala BPJTWilan Oktavian menegaskan pentingnya persiapan matang sebelum menentukan lokasi dan waktu uji coba lanjutan, termasuk laporan dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
Anggota BPJT Sony Sulaksono Wibowo mengungkapkan bahwa beberapa isu masih memerlukan penyesuaian, seperti integrasi teknologi MLFF dengan sistem operator tol, mekanisme pembayaran, serta penegakan aturan bagi pelanggaran transaksi tol. Koordinasi dengan Korlantas Polri juga diperlukan mengingat perlunya payung hukum yang tegas dalam penegakan hukum pelanggaran lalu lintas.