Ketika naik pesawat, traveler tentu paham ada etika berpakaian yang harus dipatuhi. Etika berpakaian ini tidak hanya berkaitan dengan kesopanan, tetapi juga keamanan.
Sebagai contoh, kamu dilarang memakai sandal, karena selain menyulitkan evakuasi, kaki juga bisa terluka ketika pesawat mengalami kebakaran.
Namun, enggak hanya itu, seorang pramugari membeberkan alasan lain kenapa penumpang sebaiknya tidak mengenakan kaus kaki hitam saat naik pesawat.
Dilansir travel.nine.com.au, mantan pramugari British Airways, Kris Major, mengungkapkan bahwa penggunaan kaus kaki berwarna hitam dapat menyulitkan awak kabin.
Menurutnya, kaus kaki hitam membuat kaki penumpang sulit terlihat, terutama saat penerbangan malam ketika pencahayaan kabin diredupkan.
“Pada penerbangan malam, pencahayaan kabin rendah dan kaus kaki gelap mudah menyatu dengan bayangan,” ujarnya.
Berisiko Tersandung hingga Tertabrak Troli MakananKondisi ini menjadi berisiko ketika penumpang melepas sepatu dan meregangkan kaki hingga ke lorong pesawat. Awak kabin atau penumpang lain bisa saja tidak menyadari keberadaan kaki tersebut hingga detik terakhir.
Akibatnya, potensi tersandung hingga tertabrak troli makanan/minuman bisa terjadi, terutama saat awak kabin melintas di lorong sempit.
“Ini bukan soal gaya, tapi soal visibilitas. Apa pun yang sulit terlihat di lantai bisa memicu kecelakaan,” kata Kris.
Selain kaus kaki, jenis alas kaki yang dikenakan penumpang juga menjadi perhatian pramugari. Dalam situasi darurat, sepatu seperti hak tinggi atau sandal jepit dinilai dapat memperlambat proses evakuasi.
Pakar perjalanan dari Global Work & Travel, Jessie Chambers, menyebut awak kabin bahkan secara diam-diam mengamati jenis sepatu penumpang saat boarding.
Penumpang yang mengenakan sepatu seperti sneakers dinilai lebih siap bergerak cepat dan bisa diprioritaskan dalam situasi darurat.
Selain soal pakaian, awak kabin juga mengingatkan pentingnya kesiapan penumpang sebelum penerbangan. Kurangnya pemahaman terhadap aturan maskapai, hingga sikap tidak memperhatikan kenyamanan sesama penumpang masih menjadi hal yang sering ditemui.
Seorang pramugari dari Jetstar, Raena, menekankan pentingnya persiapan dan sikap saling menghormati selama penerbangan.





