Chery Tawarkan Model Hybrid Efisiensi Biaya Kendaraan di Tengah Wacana Kenaikan Harga BBM

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kenaikan harga energi global dan wacana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) membuat biaya operasional kendaraan menjadi perhatian banyak pengguna mobil. Pengeluaran untuk bahan bakar, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, dinilai semakin memengaruhi anggaran rumah tangga.

Dalam situasi tersebut, efisiensi penggunaan energi menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan konsumen saat memilih kendaraan. Chery Sales Indonesia menyebut teknologi hybrid menjadi salah satu pendekatan yang ditawarkan untuk menekan biaya operasional kendaraan.

Baca Juga
  • Chery C5 CSH Diluncurkan Serentak di Delapan Kota Tanah Air
  • Chery Gaspol pada 2026: Siap Luncurkan 7 Model Baru dan Tambah 120 Dealer
  • Kejagung Berharap Interpol Juga Terbitkan Red Notice untuk Jurist Tan dan Cheryl Darmadi

Salah satu model yang ditawarkan Chery mengatasi kendala tersebut adalah Chery Tiggo 8 CSH. Berdasarkan simulasi Chery, dengan asumsi harga BBM Rp12.300 per liter dan penggunaan kendaraan rata-rata 40 kilometer per hari atau sekitar 1.200 kilometer per bulan, konsumsi energi gabungan listrik dan BBM tercatat sekitar 184 kWh serta 15,8 liter bensin. Dengan perhitungan tersebut, biaya mobilitas bulanan diperkirakan sekitar Rp506 ribu.

Chery menyatakan, angka tersebut dapat lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional di kelas yang sama. Namun, besaran penghematan tetap bergantung pada pola penggunaan kendaraan serta kondisi berkendara.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Teknologi yang digunakan dalam sistem Chery Super Hybrid (CSH) memadukan mesin bensin dan motor listrik. Sistem ini antara lain menggunakan mesin ACTECO 1.5TGDI serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi.

Selain model tersebut, Chery juga memasarkan Chery Tiggo 9 CSH yang menggunakan teknologi serupa. Salah satu pengguna, Leyana Riesca, menceritakan pengalamannya saat melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan tersebut.

“Saya mencoba perjalanan mudik Bogor–Surabaya dengan gaya berkendara yang normal, kadang akselerasi, kadang santai. Menariknya, saya tidak perlu mengisi bensin sama sekali di tengah perjalanan. Efisiensinya sangat terasa, dan saya juga cukup terkesan dengan performa tenaganya. Secara keseluruhan, biaya perjalanan pulang-pergi Bogor–Surabaya-Bogor sekitar 1.600 km untuk satu keluarga hanya sekitar Rp700 ribuan untuk bahan bakar, ditambah biaya charging sekitar kurang dari Rp200 ribuan. Ini menunjukkan efisiensi yang sangat signifikan untuk jarak sejauh itu,” ujar Leyana.

Sistem hybrid pada kendaraan ini dirancang dapat beralih secara otomatis antara mode kendaraan listrik murni dan hybrid sesuai kondisi berkendara. Teknologi tersebut disebut telah diuji di sejumlah negara dengan berbagai karakter jalan, mulai dari perkotaan hingga jalur pegunungan.

Selain teknologi kendaraan, efisiensi penggunaan energi juga dipengaruhi oleh kondisi kendaraan dan cara berkendara. Beberapa faktor yang kerap disebut memengaruhi konsumsi bahan bakar antara lain tekanan ban yang sesuai standar, perawatan berkala, serta gaya berkendara yang stabil tanpa akselerasi atau pengereman mendadak. Penggunaan fitur kendaraan seperti pendingin udara dan perangkat elektronik juga dapat memengaruhi konsumsi energi selama perjalanan.

Chery sendiri mulai memasarkan produknya di Indonesia sejak 2022 melalui PT Chery Sales Indonesia dengan sejumlah model, termasuk seri Tiggo, C5, E5, dan J6. Perusahaan juga memperkenalkan program layanan purnajual global yang dikenal sebagai Chery Family Care untuk mendukung layanan kepada pelanggan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Massa vs Media Sosial di Era Clickbait dan Viral
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Stasiun Pasar Senen Catat Kedatangan Tertinggi pada H+8 Lebaran
• 6 jam lalupantau.com
thumb
10 orang tersambar petir saat liburan di pantai selatan Lumajang
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
67 Perusahaan di DIY Dilaporkan Belum Bayar THR
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kolaborasi Kian Solid, Sutanto Hartono Bersyukur Emtek Group Dapatkan Official Broadcaster PSSI Awards 2026
• 20 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.