Pengunjung Wisata Permandian Eremerasa Kehilangan Dua iPhone, Korban Lapor Polres Bantaeng

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Bantaeng — Kasus dugaan kehilangan atau pencurian telepon genggam kembali terjadi di kawasan wisata Permandian Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Dua unit iPhone milik pengunjung dilaporkan hilang saat korban sedang berenang, Sabtu 28 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.

Korban berinisial AR, seorang mahasiswa asal Bulukumba yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bantaeng, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bantaeng melalui laporan pengaduan resmi.

Dalam laporannya, AR menyebutkan dua handphone yang hilang masing-masing adalah iPhone XR warna merah miliknya dan iPhone 11 warna hitam milik rekannya berinisial AF.

Dalam surat laporan pengaduan yang ditujukan kepada Kapolres Bantaeng melalui Kasat Reskrim, korban menjelaskan kronologi kejadian bermula saat mereka menyimpan handphone di gazebo yang berada di area permandian sebelum pergi makan dan berenang bersama teman-temannya.

“Awalnya saya dan saudara AF menyimpan handphone di gazebo permandian, kemudian kami makan bersama teman-teman dan tidak memperhatikan handphone. Setelah selesai berenang kami kembali mencari handphone, namun sudah tidak ada di tempat tersebut,” tulis AR dalam laporan pengaduannya.

Korban baru menyadari handphone tersebut hilang setelah kembali dari berenang dan mendapati kedua perangkat sudah tidak berada di tempat mereka menyimpannya. Mereka kemudian berusaha mencari di sekitar lokasi, namun tidak menemukan kedua handphone tersebut.

Untuk handphone iPhone 11 yang hilang, korban juga mencantumkan nomor IMEI sebagai data identifikasi perangkat dalam laporan polisi guna membantu proses penyelidikan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp8.000.000 dan berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut sesuai hukum yang berlaku.

“Akibat kejadian tersebut saya dan saudara AF mengalami kerugian sebesar kurang lebih delapan juta rupiah dan selanjutnya saya melaporkan ke Polres Bantaeng guna diproses sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya dalam laporan.

Korban juga menyatakan laporan pengaduan tersebut dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Selain berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut, korban juga berharap pihak pengelola wisata dapat meningkatkan sistem keamanan di kawasan wisata, salah satunya dengan memasang kamera pengawas atau CCTV.

“Kami berharap ke depan di lokasi wisata bisa dipasang CCTV atau sistem keamanan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harap korban.

Di samping itu, tante korban, Echa Panrita Lopi berharap apabila ada pihak yang menemukan atau membeli handphone tersebut agar berhati-hati, karena perangkat tersebut merupakan barang yang hilang dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli handphone tanpa dokumen atau asal-usul yang jelas karena berpotensi merupakan barang hasil pencurian,” pesan Echa.

Hingga saat ini, korban berharap pihak kepolisian dapat melakukan penyelidikan terkait dugaan kehilangan atau pencurian tersebut, serta meningkatkan keamanan di kawasan wisata agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awas Tertipu Mobil Bodong, Begini Cara Cek Status Kendaraan di Samsat Lewat HP
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Respons Ben Kasyafani Soal Putrinya, Sienna Lepas Hijab
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Link Countdown Pengumuman SNBP 2026 dan Cara Ceknya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Urus KJP Plus Hilang, Ini Prosedurnya!
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kenang eks-Menhan Juwono, SBY: Pemikir andal di bidang pertahanan
• 45 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.