Terbesar dalam Sejarah Amerika, Donald Trump Didemo Jutaan Warga AS dalam Aksi Unjuk Rasa “No Kings”

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, WASHINGTON—Aksi unjuk rasa besar-besaran anti-otoriter “No Kings” berlangsung di 50 negara bagian dan 16 negara pada hari Sabtu waktu AS, dalam protes ketiga terhadap pemerintahan Trump.

Orang-orang bergabung dalam aksi unjuk rasa besar-besaran untuk memprotes keputusan Donald Trump untuk berperang dengan Iran, serta kenaikan biaya hidup dan penegakan hukum imigrasi federal.

Penyelenggara mengatakan mereka memperkirakan protes hari Sabtu akan menjadi yang terbesar hingga saat ini, setelah aksi unjuk rasa “No Kings” terakhir pada bulan Oktober menarik 7 juta orang di seluruh negeri.

Lebih dari 3.000 titik aksi protes “No Kings” menentang pemerintahan Trump diadakan di seluruh negeri dan di lebih dari selusin negara pada hari Sabtu, menurut koalisi penyelenggara yang mencakup kelompok “anti-otoriter” Indivisible dan 50501, serikat pekerja, dan organisasi akar rumput lainnya.

“Saya memperkirakan 28 Maret akan menjadi protes terbesar dalam sejarah Amerika,” kata Ezra Levin, salah satu pendiri Indivisible, menjelang protes tersebut dikutip dari The Guardian. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Muhammadiyah Sulsel Luncurkan Buku Tauhid, Syawalan Diteguhkan dengan Gagasan
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Komisi III Jadwalkan Rapat Dengar Pendapat Kasus Videografer Amsal Sitepu
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Veda Ega Pratama Lagi-lagi Asapi Brian Uriarte dan Hakim Danish, Tembus 10 Besar FP2 Moto3 Amerika 2026
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Setop Euforia Kemenangan atas St. Kitts and Nevis, Timnas Indonesia Harus Bisa Kalahkan Bulgaria di Final FIFA Series 2026
• 22 jam lalubola.com
thumb
SBY hingga JK Melayat Eks Menhan Juwono Sudarsono di Kemhan
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.