Lebih Mulus! Jalan Hertasning Selesai Diaspal, Pemprov Sulsel Kini Fokus Drainase dan Beton di Aroepala

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penggerak ekonomi.

Salah satu fokus utama saat ini adalah penanganan ruas Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar yang masuk dalam Paket 1 skema Multi Years Contract (MYC) 2025–2027.

Paket pengerjaan ini memiliki nilai total mencapai Rp430 miliar yang mencakup 13 hingga 14 ruas jalan di empat daerah dengan total panjang mencapai 300,24 kilometer. Kini Jalan Hertasning sudah mulus, selanjutnya di Aroepala.

“Penanganan Jalan Hertasning sepanjang 1,8 km telah rampung melalui pengaspalan. Selanjutnya dilakukan perbaikan pedestrian dan pembersihan saluran. Sementara Jalan Aroepala sepanjang 1,8 km akan segera dikerjakan dengan metode aspal dan beton,” tulis Pemprov Sulsel di media sosial resminya dikutip, Minggu, 29 Maret. Gubernur Sulsel juga menyebutkan ruas tersebut masuk dalam biaya APBD Sulsel dengan nilai Rp430 Miliar (14 Ruas Jalan).

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Andi Ihsan sebelumnya menjelaskan bahwa pengerjaan Jalan Hertasning sepanjang 1,8 km kini telah rampung melalui proses pengaspalan ulang (overlay),. Fokus selanjutnya di ruas ini adalah perbaikan pedestrian dan pembersihan saluran drainase.

Sementara itu, untuk Jalan Aroepala sepanjang 1,8 km, pengerjaan akan segera dimulai dengan kombinasi metode aspal dan beton (rigid). Sebagai langkah awal, Pemprov Sulsel mulai membangun drainase menggunakan U-Ditch untuk memastikan aliran air lancar sehingga kualitas jalan tetap terjaga.

Perbedaan Perlakuan Teknis Andi Ihsan mengungkapkan bahwa setiap ruas jalan mendapatkan perlakuan yang berbeda tergantung kondisi lapangannya. “Khusus
Jl Hertasning menggunakan skema overlay karena perlakuan awalnya adalah aspal sehingga lebih efektif,” terangnya.

Sebaliknya, untuk ruas Jalan Aroepala hingga ke arah Bili-Bili, Gowa, sebagian besar akan menggunakan skema rigid atau pembetonan. Hal ini menyesuaikan dengan penanganan tahun sebelumnya yang juga menggunakan material serupa, bukan aspal seperti di Hertasning.

“Sistem pengerjaannya kita prioritaskan yang mana harus disegerakan, nanti kita lanjutkan pada tahap kedua,” tambah Ihsan mengenai strategi penanganan jalan tahun ini.

Dukungan Masyarakat Mengingat ruas jalan ini memiliki volume lalu lintas yang tinggi dan sangat krusial bagi konektivitas antarwilayah serta pertumbuhan ekonomi, pihak Pemprov Sulsel mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat agar seluruh proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Proyek ini diharapkan dapat memperkuat infrastruktur transportasi di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Gowa, Sinjai, dan Makassar yang menjadi bagian dari paket pengerjaan besar tersebut. (*/)

Kepala Dinas BMBK Sulsel Andi Ihsan menjelaskan bahwa pada ruas paket I, ada beberapa perlakuan berbeda dalam perbaikan jalan. Khusus Jl Hertasning dengan menggunakan skema overlay. Alasannya, karena perlakuan awalnya adalah aspal sehingga lebih efektif dengan overlay.

Sementara untuk ruas Jl Aroepala dan lanjutannya hingga ke Bili-Bili, Gowa, sebagian besar dengan skema rigid.

“Aroepala ke sana itu ada sedikit yang rigid, kemudian ke sananya lagi rigid, karena perlakuan ruas jalan itu bukan hanya overlay saja, ada pengerjaan baru, ada pengerjaan darurat, ada pengerjaan rigid. Setiap ruas yang dilewati berbeda-beda perlakuannya, dilihat dari kondisi jalannya,” terang Ihsan.

Ihsan menjelaskan bahwa saat ini untuk tahap pertama ruas Jl Hertasning menjadi prioritas, dan mendahulukan pengerjaan dengan overlay. Sementara untuk ruas yang akan ditangani dengan rigid akan menyusul pengerjaannya.

Misalnya, pada ruas menuju Bili-bili, karena pada tahun sebelumnya pemprov sudah menangani dengan skema rigid. Tahun ini akan menggunakan material yang sama, bukan aspal seperti Jl Hertasning.

“Ada beberapa perlakuan,bukan hanya aspal saja penanganannya. Tahun ini bisa lebih banyak ruas. Sistem pengerjaannya kita prioritaskan yang mana harus disegerakan, nanti kita lanjutkan pada tahap kedua,” tandas Ihsan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal dan Link Live Streaming PSIS Semarang vs Persipal FC Malam Ini
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Rais Aam, Gus Ipul hingga Khofifah Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
6 Alasan Mengapa Trading Forex Geopolitik Hampir Selalu Menghasilkan Kerugian
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
4 Zodiak Ini Kurang Beruntung dalam Hal Percintaan, Ada Termasuk?
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
UIN tekankan literasi digital orang tua pada pelaksanaan PP Tunas
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.