Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia pada 29 Maret-1 April 2026

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia pada 29 Maret-1 April 2026Nasional | sindonews | Minggu, 29 Maret 2026 - 17:49

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi pada 29 Maret-1 April 2026.

BMKG mengungkapkan bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 4 - 15 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata, Samudra Pasifik utara Papua Barat dan Samudra Pasifik utara Papua," tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 2 April 2026: Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Baca Juga:Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Bandar Narkoba Koh Erwin

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.Kemudian, di Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

Kemudian, kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Baca Juga:Jenazah Ketua KPAI Sekaligus Ketum Fatayat NU Disholatkan di Kantor PBNU

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," imbau BMKG.

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SBY Kenang Sosok Eks Menhan Juwono Sudarsono: Pemikir Handal di Bidang Pertahanan
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Makin Mentereng, Ini Daftar Selengkapnya
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mac Pro Pensiun Dini, Apple Alihkan ke Mac Studio
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sebanyak 342.406 Kendaraan Lintasi Tol MKTT di Libur Lebaran 11-28 Maret 2026
• 43 menit lalutvonenews.com
thumb
Kafe Jual Jamu di Bandung
• 11 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.