Ada THR, Fenomena Makan Tabungan untuk Konsumsi Tetap Terjadi Selama Ramadan

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Momentum akselerasi belanja masyarakat selama Ramadan 2026 diiringi oleh tren dissaving alias fenomena 'makan tabungan'. Pertumbuhan tabungan masyarakat justru melambat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan Economic Update: Akselerasi Belanja Pasca Pencairan THR dari Office of Chief Economist Bank Mandiri, aktivitas belanja masyarakat terakselerasi berkat momentum pencairan THR.

Berdasarkan data Mandiri Spending Index (MSI), tingkat belanja meningkat 0,9% secara mingguan (week on week/WoW) ke level 123,5 selama minggu ketiga Ramadan 2026 atau sepekan sebelum Lebaran.

Kenaikan ini melampaui dari pekan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,6% WoW. Sementara secara tahunan, belanja pada periode yang bertepatan dengan pencairan THR ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,7% (year on year/YoY), lebih tinggi dari laju pertumbuhan pada 2025 yang berada di level 7,2% YoY.

Di sisi lain, pencairan THR memang terbukti menjaga penyangga keuangan bagi masyarakat di lapisan bawah dan menengah. Data Mandiri Saving Index per minggu ketiga Ramadan 2026 menunjukkan bahwa tingkat tabungan kelompok bawah meningkat ke level 73,6 dibandingkan dengan 72,8 pada Februari.

Pola serupa terjadi pada kelompok menengah yang tabungannya naik ke level 102,1 dari 100,4 pada bulan sebelumnya. Disebutkan, pergerakan ini mengindikasikan adanya tambahan pendapatan yang diinjeksi ke kantong masyarakat pascapencairan THR.

Baca Juga

  • Menimbang WFH Sebagai Solusi Tekan Konsumsi BBM Akibat Tekanan Geopolitik
  • Gejolak Global Pengaruhi Perilaku Konsumsi Masyarakat RI? Begini Penjelasan Ekonom
  • Data BI: Masyarakat Pilih Menabung, Cenderung Tahan Konsumsi

Berbanding terbalik dengan dua kelompok tersebut, tingkat tabungan kelompok masyarakat atas justru terkontraksi ke level 89,7 dari posisi 94,3 pada bulan Februari.

Kendati tabungan kelompok bawah dan menengah secara bulanan merangkak naik, tim ekonom Bank Mandiri memberikan catatan: laju pertumbuhan tahunan tabungan di seluruh kelompok pada Ramadan 2026 ini tercatat lebih rendah apabila disandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun lalu.

"Hal ini menunjukkan proses dissaving atau makan tabungan, terutama dalam menopang belanja Ramadan, masih terus berlanjut," tulis Office of Chief Economist Bank Mandiri dalam laporannya, dikutip Minggu (29/3/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! Potensi Hujan Sangat Lebat di Jabodetabek hingga 2 April
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Kapal Perang Rusia Tiba di Tanjung Priok, Gelar Latihan Bersama TNI AL
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Warga Antusias Buka Paket Sembako di Bazar Rakyat Monas
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Perang di Iran Ancam Ekonomi India, Defisit Berpotensi Melebar
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri Hanif Faisol tinjau lokasi PSEL di lahan seluas 6,3 hektare
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.