KOMPAS.TV - Pasukan Pertahanan Israel merilis sebuah video yang menunjukkan mereka sedang menargetkan sebuah kendaraan yang diklaim sedang membawa tiga jurnalis di Lebanon selatan.
Israel mengonfirmasi serangan tersebut menewaskan tiga jurnalis.
Sementara Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengutuk serangan itu dan mengatakan bahwa Israel sekali lagi melanggar aturan dasar hukum internasional karena menargetkan warga sipil yang menjalankan tugas profesional mereka.
Ketiga jurnalis yang tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon selatan di antaranya Ali Shoeib, koresponden televisi Al-Manar milik Hezbollah.
Korban lainnya yaitu Fatima Ftouni dari televisi pan-Arab Al-Mayadeen yang berbasis di Beirut. Ia tewas dalam serangan udara yang sama di Distrik Jezzine Selatan bersama saudara laki-lakinya, Mohammed Ftouni, seorang jurnalis video.
Tewasnya tiga jurnalis di Lebanon memicu protes dari puluhan jurnalis dan warga Beirut.
Demonstran berjalan dari Martyrs' Square menuju Riad Solh Square, membawa poster jurnalis Ali Shoeib dan Fatima Ftouni yang menjadi korban serangan Israel.
Pengunjuk rasa mengecam serangan terhadap jurnalis sebagai kekerasan yang melanggar hukum internasional dan prinsip hak asasi manusia.
Keluarga, rekan sejawat, hingga warga Beirut berduka atas kematian tiga jurnalis yang tewas akibat serangan udara Israel saat meliput perang antara Israel dan Hezbollah.
Ketiganya dimakamkan di lahan kosong yang dijadikan pemakaman sementara, sambil menunggu dipindahkan ke makam di kampung halaman mereka.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Rudal Iran Hantam Rumah Warga Israel, 11 Orang Terluka | SAPA MALAM
#iran #jurnalis #israel #perang
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- israel
- jurnalis tewas
- israel serang jurnalis
- perang
- lebanon
- timur tengah





