Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan revitalisasi Anjungan DKI Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah dirancang dengan konsep jangka panjang hingga 20 tahun ke depan untuk menghadapi era digital.
Menurut Rano, salah satu fokus utama revitalisasi tersebut adalah menghadirkan pengalaman imersif bagi pengunjung dengan memanfaatkan teknologi digital.
Advertisement
“Sekarang anak-anak sudah punya pandangan yang berbeda. Kita harus bersiap ke arah digital karena memang itu eranya,” kata Rano di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Dia optimistis Anjungan DKI Jakarta dapat menjadi etalase budaya ibu kota, sekaligus wadah promosi dan edukasi yang menampilkan budaya Betawi serta keberagaman masyarakat Jakarta.
Revitalisasi ini juga disiapkan menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
Revitalisasi Anjungan DKI Jakarta sendiri telah direncanakan sejak 2024 oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan. Total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp77,5 miliar dengan skema pembiayaan kombinasi dari sumber non-APBD dan APBD.




