PANAS! Pentagon Siapkan Serangan Darat Berminggu-Minggu ke Iran, Tinggal Tunggu Restu Trump

disway.id
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Amerika Serikat dilaporkan tengah bersiap melancarkan operasi darat terbatas di Iran yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu.

Rencana yang disusun Pentagon itu mencakup kemungkinan pengerahan pasukan khusus hingga infanteri, namun hingga kini masih menunggu keputusan Presiden Donald Trump apakah akan memberi lampu hijau, dilansir dari Al Jazeera. 

Laporan The Washington Post, Pentagon sedang mempersiapkan operasi darat terbatas selama berminggu-minggu di Iran, yang berpotensi mencakup serangan ke Pulau Kharg dan lokasi pesisir di dekat Selat Hormuz. 

BACA JUGA:Potret Pesawat 'Pengintai' AWACS E-3 AS Hancur Terkena Serangan Iran di Saudi, Ahli Perang: Celah Bagi Musuh

Rencana tersebut, yang tidak mencakup invasi penuh, bisa melibatkan serangan oleh pasukan operasi khusus dan infanteri biasa, yang berisiko mengekspos personel AS terhadap drone dan rudal Iran, tembakan dari darat, serta bahan peledak rakitan.

Apakah Presiden Donald Trump akan menyetujui rencana-rencana tersebut masih belum pasti, menurut laporan itu.

“Merupakan tugas Pentagon untuk melakukan persiapan guna memberikan opsi sebanyak mungkin kepada Panglima Tertinggi. Itu tidak berarti presiden telah membuat keputusan,” kata juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam sebuah pernyataan, menanggapi pertanyaan terkait laporan tersebut.

BACA JUGA:Hobi Perang, 7 Daftar Negara yang Diserang AS di Bawah Trump, Terbaru Iran dan Venezuela

Pemerintahan Trump telah mengerahkan Marinir AS ke Timur Tengah seiring perang di Iran memasuki minggu kelima, serta merencanakan pengiriman ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke wilayah tersebut.

Pada Sabtu, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan sekitar 3.500 tentara tambahan telah tiba di Timur Tengah dengan menggunakan kapal USS Tripoli.

Para pelaut dan marinir tersebut berasal dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 dan tiba di wilayah tersebut pada 27 Maret, bersama dengan pesawat angkut dan jet tempur, serta aset serangan amfibi dan taktis lainnya, menurut CENTCOM.

Pejabat yang berbicara kepada The Washington Post mengatakan bahwa diskusi dalam pemerintahan selama sebulan terakhir mencakup kemungkinan perebutan Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran di Teluk, serta serangan ke wilayah pesisir lain di dekat Selat Hormuz untuk menemukan dan menghancurkan senjata yang dapat menargetkan kapal komersial dan militer.

BACA JUGA:Apa Itu Demo 'No Kings' di AS? Protes Gaya Otoriter Trump dan Keterlibatan Perang Iran

Menurut laporan tersebut, satu sumber mengatakan tujuan yang sedang dipertimbangkan kemungkinan akan memakan waktu “berminggu-minggu, bukan berbulan-bulan”, sementara sumber lain memperkirakan waktu pelaksanaan bisa mencapai “beberapa bulan”.

Pentagon belum memberikan tanggapan terhadap permintaan komentar dari The Washington Post. Iran juga belum merespons laporan tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klasemen Formula 1 2026 usai GP Jepang: Kimi Antonelli Kuasai Puncak, Max Verstappen Nyaris Terdepak dari 10 Besar
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Cucian Baju Menumpuk Setelah Lebaran? Coba 5 Cara Ini
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Rilis Video Serangan Drone ke Israel, Pangkalan Ben Gurion Jadi Target | KOMPAS SIANG
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Awal Pekan, Sebagian Besar Wilayah Jatim Berpotensi Hujan
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.