Geger Penemuan Mayat dalam Freezer di Kios Ayam Geprek Bekasi, Dua Motor Operasional Hilang

mediaindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita

WARGA Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam mesin pembeku makanan (freezer). Korban ditemukan di sebuah kios ayam geprek Blok D33 pada Sabtu (28/3).

Korban diketahui bernama Pak Bedul, 45, seorang pekerja lepas di kios tersebut yang juga merangkap sebagai petugas keamanan ruko setempat. 

Kronologi Penemuan

Pemilik kios, AL, menjelaskan bahwa penemuan bermula saat ia mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi ruko yang ditinggal pegawainya mudik Lebaran. Saat mengintip melalui celah pintu, ia melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam mesin pendingin.

Baca juga : Polisi Dalami Penemuan Mayat Anak Laki-Laki di Tambun

"Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL, Minggu (29/3).

Terkejut dengan temuan tersebut, AL langsung melapor ke warga dan pihak kepolisian. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Minggu (29/3) untuk menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Dua Pegawai tidak Bisa Dihubungi

Selain penemuan jenazah, AL mengungkapkan bahwa dua sepeda motor operasional milik kiosnya turut hilang. Ia juga mengaku kehilangan kontak dengan dua karyawan tetapnya yang masing-masing berusia 28 dan 24 tahun.

Baca juga : Fakta Baru Kasus 7 Mayat di Kali Bekasi: Ada Pasutri yang Rencanakan Tawuran

"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," kata AL.

Terkait hilangnya kendaraan dan keberadaan karyawannya, AL belum berani berspekulasi. 

"Karyawan (tetap) saya ada dua, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di-chat whatsapp juga ceklis satu," tambahnya.

Sosok Korban di Mata Warga

Kepergian Bedul meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Selama hidupnya, korban dikenal sebagai pribadi yang ramah dan ringan tangan. 

Ali, salah satu pedagang di sekitar lokasi, mengaku sangat kehilangan sosok yang sering bertegur sapa tersebut.

"Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini," kenang Ali.

Elin, 42, warga lainnya, menyebutkan masih sempat melihat Bedul beraktivitas normal pada malam takbiran Idul Fitri. 

"Terakhir lihat malam takbiran, masih di depan kios," ujarnya.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian. (Ant/Z-1)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Tenggat 31 Maret, Meja Pos Bantuan Pajak Probono Dipadati Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Aneh Bin Ajaib, Ini Tanggapan Pengamat Soal Dugaan Kartel Bunga Pinjol
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menbud Tinjau Museum Song Terus, Dorong Pengembangan Pusat Kebudayaan
• 3 jam laludetik.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Berawan dan Hujan
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Senin, layanan SIM Keliling tersedia di lima lokasi Jakarta
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.