Menteri PU Usulkan Pekalongan Jadi Prioritas Pembangunan Tanggul Laut

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR, – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengusulkan agar wilayah Pekalongan masuk dalam prioritas pembangunan sesi pertama Giant Sea Wall (GSW) selain Teluk Jakarta dan Semarang-Kendal-Demak. Usulan ini disampaikan dalam pertemuan dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit Herdiawan, di Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu.

Menteri Dody menyatakan bahwa kondisi Pekalongan yang sudah berada di bawah permukaan air laut menjadikannya perlu diprioritaskan. "Saya bilang kemarin ke Bapak Kepala BOPPJ, fakta hari ini adalah Pekalongan itu sudah di bawah muka air laut," ujar Dody.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan koordinasi dengan BOPPJ terkait pembangunan Giant Sea Wall. Menurut Dody, kementeriannya diminta untuk menempatkan personel di BOPPJ dan mendukung proyek ini dengan alokasi penuh dari pinjaman luar negeri yang terkait.

BOPPJ menekankan pentingnya pembangunan Tanggul Laut Raksasa untuk melindungi wilayah Pantura Jawa yang berkontribusi sekitar 368,3 miliar dolar AS terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Kepala BOPPJ, Didit Herdiawan, menjelaskan bahwa selain menghadapi penurunan permukaan air tanah, wilayah ini juga mengalami banjir rob akibat kenaikan permukaan air laut, yang dapat mengancam aset nasional.

Sebagai tambahan, kota strategis seperti Semarang juga mengalami penurunan permukaan tanah (land subsidence) dan banjir rob, sehingga menambah urgensi pembangunan Giant Sea Wall.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Iran Akui Akan Menyambut Pasukan AS dengan Hujan Api
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Peringatan Dini BMKG Besok 31 Maret-1 April 2026, Sejumlah Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat
• 35 menit lalukompas.tv
thumb
MUI soal 1 TNI Gugur: Israel Abaikan Prinsip Perlindungan Pasukan Perdamaian
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Laga Penentuan FIFA Series 2026 Malam Ini di GBK
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.