Jakarta, VIVA – Jagat media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan istilah baru yang langsung mencuri perhatian publik. Kali ini, sebutan “Furab” atau "Furap" menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen setelah dikaitkan dengan dua figur populer, yakni Fujianti Utami atau Fuji dan Reza Arap.
Julukan tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan berawal dari momen spontan yang terjadi dalam sebuah siaran langsung yang kemudian viral. Scroll lebih lanjut yuk!
Fenomena ini bermula dalam program live streaming “Marapthon Season 3” yang dipandu oleh Reza Arap. Program tersebut sendiri merupakan lanjutan dari dua musim sebelumnya yang telah lebih dulu sukses menarik perhatian penonton. Pada episode yang tayang Rabu, 25 Maret 2026, suasana live menjadi semakin ramai dengan kehadiran sejumlah bintang tamu.
Dalam sesi tersebut, Fuji hadir untuk menemani Erika Carlina yang membawa Andrew. Tidak hanya itu, Rachel Vennya juga turut bergabung bersama beberapa anggota tim, termasuk pengasuh Andrew yang berada di belakang layar. Kehadiran mereka membuat suasana menjadi lebih cair dan penuh canda.
Ketiganya kemudian duduk bersama di sofa yang telah disiapkan di depan kamera, bergabung dengan Reza Arap dan tim Marapthon lainnya. Interaksi yang terjadi di antara mereka berlangsung santai dan penuh tawa, hingga akhirnya memunculkan momen yang memicu lahirnya julukan “Furab”.
Awal mula sebutan tersebut tak lepas dari candaan yang berkembang di tengah obrolan. Dalam penjelasannya, Bravy mengungkap bahwa dinamika tersebut sebenarnya bukan hal baru.
“Dia (Reza Arap) dulunya sempat di-shippin sama Erika. itu dulu banget,” kata DJ Bravy, dikutip Senin 30 Maret 2026.
Candaan yang awalnya hanya sekadar gurauan kemudian berkembang menjadi lebih intens ketika Fuji hadir dalam siaran tersebut. Bravy menambahkan bahwa dulunya netizen juga sempat menjodoh-jodohkan Reza Arap dengan Erika Carlina, namun tidak berlanjut. Kini, Reza Arap pun kembali menjadi perbincangan karena kedekatannya dengan Fuji.
“Itu bercandanya too much lah, terus nggak lama pas Fuji ke sini kemarin muncul lagi penyakit itu,” katanya.
Lebih lanjut, Bravy menjelaskan bahwa antusiasme publik terhadap pertemuan Fuji dan Reza Arap sebenarnya sudah terlihat bahkan sebelum keduanya benar-benar bertemu dalam satu frame di Marapthon.





