Kepolisian Australia menembak mati seorang pria yang merupakan pelaku pembunuhan dua polisi di negara tersebut. Pria yang ditembak itu sempat buron selama tujuh bulan.
Dilansir AFP, Senin (30/3/2026), buronan tersebut bernama Desmond Freeman. Dia melarikan diri ke hutan lebat Australia pada Agustus 2025 usai menembak dan membunuh dua petugas polisi di sebuah property pedesaan di negara bagian Victoria.
Selama tujuh bulan terakhir, polisi telah mengejar Freeman melalui medan yang terjal di wilayah tersebut. Petugas mengerahkan sumber daya ke dalam salah satu perburuan terbesar yang pernah dilakukan di Australia.
"Seorang pria telah ditembak mati oleh polisi di sebuah properti di timur laut Victoria pagi ini sebagai bagian dari operasi untuk menemukan Desmond Freeman," kata Kepolisian Victoria dalam sebuah pernyataan.
Freeman adalah anggota dari gerakan yang disebut "warga negara berdaulat" yang percaya bahwa hukum tidak berlaku bagi mereka. Pria berusia 56 tahun itu melepaskan tembakan ke arah polisi saat mereka menggerebek rumahnya tahun lalu di desa kecil Porepunkah.
Ia membunuh detektif Neal Thompson yang berusia 59 tahun dan polisi senior Vadim De Waart yang berusia 35 tahun. Seorang petugas ketiga terluka di bagian bawah tubuhnya.
Meskipun alasan surat perintah penggeledahan belum dirilis, polisi mengatakan pada saat itu tim tersebut termasuk anggota dari regu investigasi kejahatan seksual dan anak.
(ygs/yld)





