Jakarta, tvOnenews.com - Jens Raven resmi dipanggil ke skuad Timnas Indonesia untuk final FIFA Series 2026. Namun, peluang sang striker muda untuk tampil melawan Bulgaria masih belum pasti.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasan di balik keputusannya memanggil Jens Raven ke skuad senior. Penyerang muda milik Bali United itu didatangkan untuk menambal posisi Mauro Zijlstra yang harus dicoret akibat cedera.
Zijlstra dipastikan tidak masuk dalam daftar pemain untuk laga final menghadapi Bulgaria. Situasi tersebut membuat tim pelatih harus bergerak cepat mencari alternatif di lini depan.
Sebagai langkah antisipasi, Herdman langsung menunjuk Raven yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar 41 pemain awal. Keputusan ini diambil karena sang pelatih telah lebih dulu memantau perkembangan pemain tersebut.
Menurut Herdman, Raven memiliki sejumlah keunggulan teknis yang menarik perhatiannya. Ketertarikan itu muncul setelah ia menyaksikan langsung penampilan Raven dalam laga pramusim di Bali.
"Saya sempat melihat Jens bermain di laga pramusim di Bali, melihatnya langsung," ujar Herdman. Pengamatan tersebut membuatnya yakin dengan potensi yang dimiliki sang striker.
Pelatih asal Inggris itu menilai Raven masih memiliki ruang perkembangan yang sangat besar. Ia bahkan melihat sang pemain sebagai bagian dari masa depan Timnas Indonesia.
"Saya menyukai beberapa hal dari dirinya, dia masih sangat muda dan bisa menjadi bagian dari masa depan tim," tambahnya. Pernyataan itu disampaikan saat sesi latihan di Stadion Madya pada Minggu.
Pemanggilan ini membuka peluang bagi Raven untuk menjalani debut bersama tim senior. Sebelumnya, ia lebih banyak menghabiskan waktu di level kelompok umur.
Di level tersebut, Raven telah mencatatkan 29 penampilan dari berbagai kelompok usia. Catatan itu menjadi modal penting sebelum menembus skuad utama.
Meski sudah bergabung, peluang tampil Raven di laga final masih belum jelas. Herdman mengakui belum bisa memberikan jaminan menit bermain untuk sang pemain.
"Mungkin dia akan mendapat menit bermain, mungkin juga tidak," tegas Herdman. Keputusan akhir akan disesuaikan dengan kebutuhan taktik tim di lapangan.




