JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman sudah mengidentifikasi ancaman terbesar Bulgaria sebelum kedua tim bertemu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (30/3/2026) pukul 20.00 WIB: serangan dari sektor sayap yang dibangun dalam formasi segitiga.
"Pemain sayap mereka adalah pemain paling efektif. Mereka akan beroperasi dengan formasi segitiga di sisi lapangan dan formasi segitiga itu, jika mereka mendapatkan ritme, akan menimbulkan banyak masalah bagi kita," kata Herdman dalam konferensi pers, Minggu (29/3), seperti dilaporkan jurnalis KompasTV Alfania Risky Octavia.
Untuk meredam ancaman itu, Herdman menetapkan satu syarat mutlak: Indonesia harus tampil profesional sejak peluit pertama berbunyi.
"Kita harus benar-benar profesional dalam 10-15 menit pertama dan kemudian biarkan kondisi, penggemar, kepercayaan diri, dan semangat kita menyatu," ujarnya.
Baca Juga: John Herdman Pastikan Fisik Skuad Garuda dalam Kondisi Prima Jelang Lawan Bulgaria BERUT
Herdman mengingatkan skuad Garuda bahwa permulaan lambat seperti saat melawan Saint Kitts dan Nevis tidak akan dimaafkan Bulgaria.
"Jika kita memulai selambat saat melawan Saint Kitts, kita akan dihukum. Dan melawan tim seperti ini, tidak ada jalan kembali. Tim seperti Bulgaria, jika mereka mencetak gol lebih awal, mereka tahu cara menutup pertandingan," katanya.
Herdman menjelaskan Bulgaria jauh berbeda dari lawan sebelumnya.
"Bulgaria berbeda. Mereka secara fisik adalah atlet yang lebih besar dan lebih kuat. Mereka sangat terorganisir dan transisi mereka jauh lebih cepat," ujarnya.
Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sesi latihan terakhir mencakup pertemuan taktis, pertemuan budaya tim, hingga latihan eksekusi penalti.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Timnas Indonesia
- Bulgaria
- FIFA Series 2026
- John Herdman
- Kevin Diks
- indonesia vs bulgaria





