Bursa Efek Indonesia resmi membuka kembali perdagangan saham emiten Grup Lippo PT Multipolar Technology Tbk mulai sesi I pada Senin, 30 Maret 2026. Keputusan ini merujuk pada pengumuman sebelumnya terkait penghentian sementara perdagangan saham tersebut.
“Menunjuk Pengumuman Peng-SPT-00097/BEI.WAS/03-2026 tanggal 26 Maret 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham MLPT, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham MLPT di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 30 Maret 2026,” kata Danny Yuskar Wibowo selaku P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi.
Sebelumnya, BEI memutuskan untuk melakukan suspensi sebagai langkah cooling down setelah saham MLPT mengalami penurunan harga yang signifikan. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi investor dalam mempertimbangkan keputusan investasi secara lebih rasional.
“Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham MLPT, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham MLPT pada tanggal 27 Maret 2026,” jelas Danny.
Tekanan terhadap saham MLPT memang cukup dalam sebelum suspensi diberlakukan. Pada perdagangan Kamis (26/3), harga sahamnya ditutup melemah 7,07% ke level Rp14.450. Bahkan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, saham ini telah terkoreksi hingga 48,21%.
Baca Juga: Saham MLPT Dihentikan Sementara Usai Harga Anjlok Tajam
Baca Juga: IHSG Hari Ini Senin (30/3) Dibuka Ambruk Tinggalkan Level 7.000
Namun, setelah kembali diperdagangkan, saham MLPT terpantau rebound. Pada sesi pertama perdagangan Senin (30/3), harga sahamnya tercatat naik 3,81% ke level Rp15.000.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meski tekanan sebelumnya cukup besar, peluang rebound tetap terbuka setelah fase cooling down. Ke depan, pelaku pasar akan mencermati apakah penguatan ini bisa berlanjut atau hanya bersifat sementara di tengah volatilitas yang masih tinggi.





