Pemerintah Akan Terapkan Bea Keluar Batu Bara-Nikel, Ini Bocorannya

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Aktivitas pertambangan batubara milik Bayan Resources di Tabang/Pakar, Kalimantan, Jumat (17/11/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah tengah mengkaji rencana penerapan bea keluar terhadap produk nikel olahan, khususnya adalah nickel pig iron (NPI).

Menurut Bahlil, hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan penerimaan negara di tengah ketidakpastian global yang terjadi saat ini.

"Karena dalam kondisi negara seperti ini kan kita harus banyak mencari alternatif-alternatif sumber-sumber pendapatan. Salah satu diantaranya karena kita dorong untuk pengenaan pajak ekspor terhadap hasil hilirisasi," kata Bahlil ditemui di Kemenko Perekonomian, dikutip Senin (30/3/2026).


Baca: Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Gencar Cari Sumber Pundi-Pundi Baru

Ia menjelaskan, pihaknya masih melakukan perhitungan dan kajian terkait formulasi yang tepat untuk penerapan bea keluar dari produk NPI, termasuk skema dan besaran tarifnya.

"NPI produk daripada nikel lagi kita menghitung. Ini lagi kita menghitung ya. Sekali lagi, saya lagi menghitung tentang formulasi daripada pengenaan pajak NPI-nya," ujar Bahlil.

Sebelumnya, Bahlil membeberkan adanya arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Terutama untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam, khususnya mineral.

Menurut Bahlil, Prabowo menekankan agar kepentingan negara menjadi prioritas utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang merupakan aset strategis negara.

"Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk bagaimana memperhatikan kepentingan negara, prioritas di atas segala-galanya. Dan kita menjaga sumber daya alam kita, sumber daya alam kita ini merupakan aset negara," kata Bahlil usai rapat terbatas dengan Presiden di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026).

Dalam konteks itu, Kementerian ESDM diminta untuk mencari sumber-sumber pendapatan baru yang selama ini dinilai belum memberikan porsi optimal.

Adapun, salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan adalah penyesuaian Harga Patokan Mineral (HPM) untuk komoditas nikel yang berpotensi mengalami kenaikan.

"Kemungkinan besar HPM untuk nikel saya akan naikkan," tambah Bahlil.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Prabowo Setujui Bea Keluar Batu Bara Mulai Efektif 1 April 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link dan Cara Daftar Misa Pekan Suci Paskah 2026 di Gereja Katedral Jakarta
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dari Tanpa Nama ke Panggung Debut, Kisah PinkDice Ini Bikin Salut
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Promo Cashback 50% di Jalan Tol Makassar Memperkuat Transformasi Digital
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ultah ke-36 Vidi Aldiano, Vidies Serbu Makam: Vidi Tetap Hidup di Hati Kami
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Lama Menghilang, Postingan Pertama Sheila Dara Setelah Berduka Kirimkan Ucapan Spesial untuk Vidi Aldiano
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.