Langkah ekspansi kembali ditempuh emiten teknologi PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) untuk memperkuat lini bisnisnya. Berdasarkan keterbukaan informasi, ENVY berencana mengakuisisi 99% saham PT Delapan Media Komunikasi.
“Dengan dilaksanakannya transaksi ini, maka PT Delapan Media Komunikasi akan menjadi entitas anak Perseroan dengan bidang usaha entitas anak Perseroan tersebut adalah jasa pemasaran, branding, dan komunikasi strategis berbasis digital dan teknologi,” ujar Direktur Utama ENVY, Dato' Sri Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi.
Rencana akuisisi ini bukan tanpa alasan. Dato' Sri Mohd menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas kegiatan usaha, memperbaiki kinerja keuangan, serta meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Meski demikian, nilai transaksi belum diungkapkan secara rinci dan akan ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.
Proses akuisisi ini juga akan mengikuti ketentuan pasar modal, termasuk aturan dari Otoritas Jasa Keuangan terkait transaksi material maupun potensi benturan kepentingan, serta regulasi Bursa Efek Indonesia.
Lebih lanjut, Dato' Sri Mohd menilai bahwa akuisisi ini berpotensi menghadirkan sinergi bisnis yang signifikan. Dengan tambahan lini usaha di bidang pemasaran dan komunikasi digital, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas kapasitas operasional.
Baca Juga: Mau Rights Issue, JGLE Bidik Dana Rp414 Miliar untuk Akuisisi Jungleland
Baca Juga: Negosiasi Akuisisi Berlanjut, PT Rama Indonesia Incar 59,24% Saham DPUM
“Transaksi ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan usaha Perseroan melalui penambahan lini bisnis dan/atau sinergi usaha dengan entitas yang diakuisisi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kapasitas operasional Perseroan secara keseluruhan,” jelas Dato' Sri Mohd.
Saat ini, proses akuisisi masih berada dalam tahap penyelesaian dan akan direalisasikan setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Perseroan juga memastikan akan menyampaikan keterbukaan informasi lanjutan apabila terdapat perkembangan material terkait transaksi tersebut.





