PT Personil Alih Daya Tbk atau Persada (PADA) mencetak kinerja positif sepanjang tahun lalu dengan meraup laba bersih Rp2,5 miliar.
IDXChannel - PT Personil Alih Daya Tbk atau Persada (PADA) mencetak kinerja positif sepanjang tahun lalu. Perusahaan penyedia jasa outsourcing itu membukukan laba bersih Rp2,5 miliar, berbalik dari posisi rugi pada 2024 sebesar Rp16,5 miliar.
Pendapatan usaha Persada naik 28 persen menjadi Rp1,16 triliun dari sebelumnya sebesar Rp910 miliar. Kenaikan ini berasal dari kontribusi positif ekspansi bisnis baru, yaitu layanan jasa kurir, peningkatan volume transaksi dari klien alias mitra existing, khususnya layanan jasa personel support & office supports, serta pertumbuhan dari proyek kolaborasi untuk penjualan produk Starlite dan Internet Rakyat (IRA) 5G FWA.
Selain itu, Persada juga mencatat laba kotor Rp43,1 miliar, tumbuh 37 persen secara tahunan. Meski beban pokok pendapatan naik, lonjakan pendapatan membuat margin tetap terjaga. Hal ini juga didorong oleh langkah strategis perseroan menyeleksi kontrak klien dengan management fee yang memberikan margin optimal serta efisiensi biaya yang efektif.
Direktur Utama Persada, Cahyanul Uswah menilai, pencapaian pada 2025 menjadi tonggak penguatan fundamental perusahaan. Dia menyoroti pendapatan dari lini bisnis baru berupa layanan jasa kurir serta memperkuat layanan jasa pada proyek penjualan Starlite dan Internet Rakyat.
"Dengan fokus pada solusi layanan jasa outsourcing yang berkualitas dan menjaga profitabilitas, maka kami yakin tahun 2025 telah menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan perseroan di masa depan, demi memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya melalui keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Sementara itu, aset Persada mencapai Rp265,9 miliar, tumbuh 9,8 persen dibandingkan akhir 2024 yang sebesar Rp242,1 miliar. Sementara total liabillitas naik 17 persen menjadi Rp164,1 miliar imbas kenaikan utang jangka pendek dan utang pihak berelasi yang bersifat jangka panjang.
Guna merespons pertumbuhan sektor e-commerce, perseroan lewat lini bisnis jasa kurir telah menyiapkan strategi khusus untuk meningkatkan kualitas layanan. Strategi ini mencakup pemenuhan tenaga kerja, baik kurir maupun sortir, yang masif bagi klien strategis serta akselerasi ekspansi ke berbagai wilayah baru.
Selain itu, perseroan juga akan mengoptimalisasi kolaborasi dengan PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama, bagian dari Surge Group untuk mendukung penyediaan tenaga kerja teknisi untuk instalasi dan tenaga penjualan serta distribusi hingga dukungan layanan pelanggan (call center).
Di bawah naungan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Persada juga akan memperkuat kolaborasi dengan induk, termasuk untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di seluruh grup usaha INET.
(Rahmat Fiansyah)




