JAKARTA, KOMPASTV - Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat, menanggapi ancaman berulang dari Trump terkait operasi darat.
“Presiden Amerika Serikat telah membuktikan bahwa satu-satunya bahasa yang dia pahami adalah bahasa kekerasan,” kata Zolfaghari.
Iran mengatakan mereka akan menunjukkan bahwa agresi dan pendudukan hanya akan berujung pada penangkapan.
“Komandan dan tentara Amerika akan menjadi santapan lezat bagi hiu-hiu di Teluk Persia,” katanya dalam pernyataan dilansir dari IRGC dan VIORY, Senin (30/3/2026).
Ia juga menyebut Trump sebagai “presiden paling tidak jujur di dunia, dan mendesak otoritas AS untuk mempelajari sejarah Iran agar tidak membawa pasukan ke dalam penawanan dan kematian.
“Angkatan bersenjata Iran yang kuat akan menunggu dengan penuh antusias momen untuk menghancurkan pasukan Anda jika ancaman presiden Amerika itu benar-benar terjadi ancaman yang merupakan perwujudan dari ilusi dan kebohongan,” tambahnya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Joshua
Baca Juga: DPR Gelar RDP, Videografer Amsal Sitepu Cerita Kronologi Didakwa Korupsi hingga Diintimidasi
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- IRGC
- iran
- trump





