Mabes TNI mengkonfirmasi gugurnya seorang personel mereka, Praka Farizal Rhomadhon yang tergabung dalam satgas Pasukan Perdamaian Sementara di Lebannon (UNIFIL). Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyebut, Farizal gugur dalam sebuah insiden saling tembak artileri.
Israel memang tengah melakukan serangan ke Lebanon.
"Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini, belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," kata Aulia, lewat keterangannya Senin (30/3).
Praka Farizal sendiri tergabung dalam kompi C UNP 7-1, Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL. Selain Farizal, ada 3 prajurit lagi yang terkena imbas serangan.
"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," ucap Aulia.
2 orang prajurit yang terluka sudah mendapat penanganan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara Rico dievakuasi ke RS St. George di Beirut.
Lalu, jenazah Farizal masih disemayamkan di sana.
"Ada pun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters, dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," kata Aulia.
Menghadapi situasi ini, TNI segera meningkatkan kewaspadaan di kawasan.
"Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL," tutup Aulia.





