Penunjukan ini memperkuat jajaran kepemimpinan perusahaan seiring langkah Capital A memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
Baca juga: Vibes Mudik 2026: Intip Penyesuaian Operasional Terbaru dari AirAsia
Pasca divestasi bisnis penerbangan kepada AirAsia X Berhad (AirAsia X) pada Januari 2026, Capital A kini memfokuskan pada pengembangan dan ekspansi portofolio bisnis intinya.
Beberapa di antaranya meliputi Asia Digital Engineering (MRO), Teleport (logistik), AirAsia MOVE (platform mobilitas dan perjalanan), AirAsia Next (manajemen brand & IP), serta Santan (F&B).
Kehadiran Effendy diharapkan dapat memperkuat kapasitas perusahaan, khususnya dalam pengambilan keputusan strategis dan orkestrasi ekosistem.
Di saat yang sama, ia juga akan memastikan eksekusi yang kuat dan berkelanjutan di seluruh lini bisnis Capital A, sejalan dengan ambisi ekspansi regional perusahaan.
CEO Capital A, Tony Fernandes, mengatakan pengalaman dan gaya kepemimpinan Effendy menjadikannya sosok yang tepat untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya.
“Effendy memiliki rekam jejak yang terbukti. Ia memahami bagaimana ekosistem dapat menciptakan nilai, sekaligus mampu menyatukan tim dengan tujuan yang jelas dan menghasilkan kinerja nyata. Saat ini, kami ingin melaju lebih cepat dan lebih jauh di seluruh lini bisnis dengan dukungan inovasi digital, dan Effendy membawa perspektif serta kedalaman pengalaman yang kami butuhkan. Saya yakin ia dapat segera memulai dan memberikan nilai,” ujar Tony.
Sementara itu, Effendy Shahul Hamid menyebut penunjukan ini sebagai peluang langka yang tidak ingin ia lewatkan.
“Kemampuan menciptakan nilai melalui pemanfaatan teknologi yang unggul, serta ekspansi ekosistem adalah hal yang saya yakini akan menjadi kunci bagi perusahaan masa depan. Saya mencari lingkungan dan kesempatan yang memiliki keyakinan serupa, dan saya menemukannya di Capital A.” tegas dia.
Dia juga menantikan untuk kembali berada dalam fase pembelajaran, bekerja erat dengan para CEO di seluruh entitas Capital A dan AirAsia X untuk menciptakan dan memaksimalkan potensi bisnis yang ada.
“Ke depan, saya ingin menerapkan pengalaman saya di sektor jasa keuangan untuk merumuskan proposisi yang relevan bagi grup. Didukung oleh akses ekosistem yang kuat, serta beragam use case, hal ini menjadi platform ideal untuk menggambarkan seperti apa masa depan di vertikal ini dapat berkembang,” ujarnya.
Effendy membawa lebih dari dua dekade pengalaman kepemimpinan di tingkat regional, mencakup sektor perbankan, transformasi digital, kemitraan strategis, serta pembangunan ekosistem.
Selama 21 tahun berkarier di CIMB Group, ia memimpin ritel franchise regional, mengarahkan agenda digital banking, serta menginisiasi berbagai kemitraan dan investasi strategis, termasuk transformasi Touch ‘n Go menjadi salah satu platform pembayaran digital terdepan melalui kerja sama dengan Ant Group.
Ia mengawali karier di bidang corporate development dan investment banking, dengan fokus pada merger, akuisisi, serta ekspansi bisnis.
Effendy merupakan penerima beasiswa penuh Electronic Engineering dari University College London, serta telah mengikuti berbagai program pengembangan eksekutif di Harvard Business School, INSEAD, dan Columbia Business School.
Penunjukan Effendy sebagai Deputy CEO menegaskan momentum positif Capital A dalam mempersiapkan langkah ekspansi pada fase pertumbuhan berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)





