Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 pada Senin (30/3). Berdasarkan data final, tercatat sebanyak 147,55 juta orang melakukan pergerakan selama periode mudik tahun ini.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyebut angka realisasi ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan hasil survei awal.
"Berkaitan dengan data mungkin yang bisa kami sampaikan adalah bahwa untuk perjalanan selama lebaran, jumlah orang yang melakukan perjalanan adalah sebesar 147,55 juta. Terjadi kenaikan sebesar 2,53% dari survei yang kami lakukan sebesar 143,92 juta orang," ujar Dudy di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (30/3).
Dudy menjelaskan, secara umum penggunaan angkutan umum juga mengalami tren positif dengan kenaikan sebesar 10,87 % dibandingkan tahun lalu. Selain mobilitas yang tinggi, Menhub mengapresiasi penurunan angka kecelakaan di jalan raya.
"Dan yang paling membahagiakan mungkin bisa kami sampaikan bahwa terjadi penurunan angka kecelakaan ya, yang pada Lebaran tahun ini sebesar 6,1 % kalau saya tidak salah ya. Kemudian 6,31 % penurunan kecelakaan dan juga fatalitas terjadi penurunan cukup besar sebesar 31,19 %," tuturnya.
Meski berjalan baik, Dudy mencatat beberapa poin evaluasi, terutama mengenai kepadatan di Pelabuhan Merak dan area peristirahatan (rest area) di jalan tol. Untuk penyeberangan, Kemenhub berencana menyiapkan buffer zone yang lebih memadai dan mengevaluasi kapasitas kapal.
"Kami sudah bisa memetakan beberapa hal seperti misalnya konsistensi dari pemberlakuan SKB, kemudian juga menyiapkan buffer zone yang memadai sehingga bisa mengatur flow dari kendaraan-kendaraan yang akan memasuki pelabuhan. Dan yang terakhir kami juga mempertimbangkan dan juga akan meminta kepada operator untuk mengganti ukuran dari kapal yang melayani penyeberangan," jelas Dudy.
Sedangkan untuk jalur darat, sorotan tertuju pada manajemen arus masuk dan keluar di rest area yang sering memicu antrean.
"Keberadaan rest area kemudian flow di rest area perlu kita evaluasi untuk tahun-tahun ke depan," tambahnya.





